Catatan Pahit Kekalahan Chelsea dari MU

Penulis: Darmansyah

Senin, 26 Februari 2018 | 08:43 WIB

Dibaca: 0 kali

Laga “hebat” Liga Primer antara Manchester United melawan Chelsea, Senin dinihari WIB, 26 Februari,  yang berakhir untuk kemenangan “the red devils” dua gol berbanding satu, menyisakan  sejumlah momen menarik yang mengundang respons para fan di media sosial.

Salah satunya adalah momen secarik kertas yang diberikan Eric Bailly kepada Matic.

Bailly memberikan kertas itu kepada Matic setelah ia masuk ke lapangan menggantikan Alexis Sanchez.

Pemain asal Pantai Gading itu tampak meminta rekan setimnya tersebut segera membaca tulisan di secarik kertas tersebut.

Banyak yang menduga bahwa surat itu merupakan instruksi khusus Mourinho kepada Matic.

Dalam tayangan ulang, Willian bahkan sempat mencoba mendekat berusaha mengintip surat yang sedang dibaca Matic, namun pemain asal Serbia itu segera menjauh.

Willian yang gagal ‘menyontek’ instruksi Mourinho di atas secarik kertas itu pun tampak tertawa dan segera menjauh.

Jose Mourinho sendiri senang dengan peristiwa itu.

Bahkan kesenangan bertambah lagi dengan kala  jabat tangan dengan Antonio Conte dalam duel Manchester United lawan Chelsea di Old Trafford.

Mourinho berjabat tangan dengan Conte sebelum pertandingan dan setelah pertandingan yang berakhir dengan kemengan untuk Manchester United.

Meski tak ada kata-kata yang meluncur di tengah jabat tangan tersebut, Mourinho menilai hal itu sebagai sebuah momen positif.

“Saya rasa sebuah jabat tangan tak membutuhkan kata-kata.”

“Saya dan Conte ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa jabat tangan sebelum dan sesudah laga adalah contoh bahwa apapun yang terjadi di sepak bola, seseorang harus bisa melupakan dan saling menghormati satu sama lain,” kata Mourinho seperti dikutip dari ESPN.

Mourinho dan Conte sering terlibat dalam perang kata sejak Conte ditunjuk sebagai arsitek Chelsea. Hubungan mereka bahkan makin memanas dalam sebulan terakhir. Namun usai duel ini, Mourinho justru tak mau memanfaatkan kemenangan yang ia dapat untuk menyerang Conte.

“Mourinho dan Conte bukan orang biasa di dunia sepak bola. Kami punya sejarah.”

“Kami baru saja mengalahkan tim yang fantastis. Mereka adalah tim juara musim lalu, bermain baik lawan Barcelona, dan juga bermain baik di awal laga lawan kami. Jadi, kami baru saja mengalahkan tim yang sangat bagus,” ujar Mourinho.

Chelsea lebih dulu unggul lewat gol Willian di laga ini sebelum akhirnya Manchester United memastikan kemenangan lewat gol balasan Romelu Lukaku dan Jese Lingard.

“Kami akhirnya menemukan cara bermain lawan mereka. Kami bisa meredam Eden Hazard meski akhirnya kami sempat kebobolan oleh Willian.”

“Kami lebih mengontrol pertandingan meskipun tak banyak menciptakan peluang,” tutur Mourinho yang juga pernah jadi manajer Chelsea ini.

Sementara itu Antonio Conte, manajer Chelsea,  mengakui kekalahan jadi risiko yang harus dibayar  timnya ketika memeragakan permainan terbuka melawan tim kuat macam Manchester United.

Sempat unggul  satu gol lewat aksi Willian, namun Chelsea harus menelan kekalahan  di akhir laga. Dua gol balasan MU masing-masing dicetak oleh Romelu Lukaku dan Jesse Lingard.

Chelsea berhasil mendominasi penguasaan bola sebanyak lima puluh enam persen persen dan memiliki tembakan mengarah ke gawang lebih banyak dari tuan rumah.

Namun, MU tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Juru taktik asal Italia tersebut menilai Chelsea setidaknya bisa meraih hasil imbang andai mampu memanfaatkan sederet peluang yang dimiliki.

“Saya rasa kami bisa meraih poin dari pertandingan ini. Imbang adalah hasil yang adil, tapi kita bicara soal kekalahan,” kata Conte kepada Sky Sports seusai pertandingan.

“Pada laga seperti ini Anda harus lebih tajam untuk menuntaskan peluang. Sebaliknya, ketika Anda tetap bermain terbuka saat lawan sedang tampil di atas performa, maka Anda harus membayar harganya,” sambung Conte.

Mantan pelatih Juventus itu juga mengakui raihan tiga poin atas MU bisa menjadi modal positif Chelsea untuk menatap Liga Champions kontra Barcelona.

Namun, Chelski justru harus menelan pil pahit di Old Trafford.

Kemenangan Manchester United ini tak banyak mengubah klasemen Liga Primer.

Manchester City tetap di puncak klasemen dan Manchester United berada di peringkat dua. Chlesea sendiri bergeser ke posisi lima dan Liverpool di urutan tiga.

Komentar