Casillas Mengaku “Dilukai” di Real Madrid

Penulis: Darmansyah

Senin, 13 Juli 2015 | 11:26 WIB

Dibaca: 1 kali

Iker Casillas meninggalkan “jejak” luka di Real Madrid, setelah memutuskan untuk “pergi” ke Porto FC, dan, Senin, 13 Juli 2015, membuat perpisahan sangat emosional dengan para pemain karena pengabdiannya yang panjang di Bernabue harus berakhir lewat “pengusiran” halus oleh manajemen.

Sejumlah pemain Real Madrid tidak hanya mengucapkan selamat tinggal kepada Iker Casillas, sang kapten Los Blancos, tapi juga mengirim pesan terima kasih yang mendalam untuknya melalui media sosial.

Gelandang Real Madrid asal Kolombia, James Rodriguez, mengatakan, “Suatu kehormatan bagi saya bisa berbagi ruang ganti dengan legenda sepakbola Real Madrid. Terima kasih untuk semuanya, kapten.”

Marcelo, yang menjadi rekan setim Casillas sejak delapan tahun lalu, mengaku banyak belajar dari Casillas.

Sementara penyerang muda Jese Rodriguez merasa kehilangan salah satu mentornya di skuat Madrid.

Winger asal Wales, Gareth Bale, mengatakan, “Saya bangga bisa dua tahun main bersama Iker Casillas. Legenda sejati dan saya berharap kamu sukses teman.”

Sergio Ramos, yang kemungkinan besar akan menjadi kapten Madrid musim ini, membuat video sepuluh tahun kebersamaannya bersama Casillas.

“Sepuluh tahun bersama dan kami membagi banyak momen. Kapten yang hebat. Terima kasih, Iker,” tulis Ramos melalui Twitter.

Media besar Spanyol, seperti “marca” dan “as” mengklaim kepergian Casillas adalah bentuk dari kekurang-ajaran Real Madrid. Buktinya, beberapa saat berselang setelah Iker Casillas melakukan konferensi pers kepindahannya ke FC Porto, pihak Los Blancos kemudian unfollow kiper itu di Twitter.

Berseragam Madrid sejak dua puluh lima tahun lalu dan mempersembahkan delapan belas gelar bergengsi sejak melakoni debut di bawah mistar tujuh belas tahun terakhir, sepertinya tidak cukup bagi Casillas untuk mendapatkan rasa hormat dari manajemen El Real.

Seperti dikutip dari AS, pihak Madrid langsung unfollow Twitter Casillas sekitar satu jam setelah kiper timnas Spanyol itu melakukan konferensi kepindahannya ke FC Porto.

Sebelum konferensi pers berlangsung, Twitter resmi Madrid masih follow lima puluh satu akun. Namun, tidak lama setelah Casillas melakukan konferensi pers, Twitter Madrid hanya follow lima puluh akun.

Twitter resmi Casillas, @CasillasWorld, juga tidak ada dalam daftar akun Twitter yang di-follow Madrid.

Casillas memang tidak kekurangan pengikut di Twitter. Total, Twitter resmi Casillas sudah memiliki lebih dari empat koma delapan juta follower. Salah satu pengikut baru Casillas di Twitter adalah FC Porto.

Twitter Casillas merupakan akun ketiga puluh delapan yang diikuti Porto.

Pihak Porto sendiri baru mengumumkan kepindahan Casillas ke Stadion do Dragao, Minggu, 12 juli 2015, atau sekitar enam belas jam setelah pihak Madrid mengeluarkan pernyataan resmi.

“Selamat datang, tuan Casillas,” tulis Porto melalui Twitter resmi klub.

Porto mengontrak Casillas selama dua musim ke depan, dan klub asal Portugal itu punya opsi untuk memperpanjangnya satu tahun. Sebagian gaji Casillas akan dibayar pihak Madrid selama dua musim ke depan.

Casillas juga mengunggah surat perpisahan yang memuat ucapan terimakasih kepada seluruh rekan satu timnya. Namun tak satupun ia menyebut nama.

Iker mengungkapkan selama dua puluh lima tahun yang ia habiskan bersama Los Blancos begitu banyak suka, duka, tawa, air mata, dan berbagai masalah serta keceriaan.

Ia sendiri mengungkapkan kepergiannya dari Santiago Bernabeu memang tak pernah ia harapkan. Casillas sangat ingin mengakhiri karier sepak bolanya bersama Real Madrid.

Segala rumor tak mengenakkan mengiringi berat langkah kaki ayah satu anak ini ke tanah Portugal. Apa dinyana, semua tinggal mimpi.

Casillas tak membantak akhir karirnya mungkin ada di Porto. Jejak langkahnya yang turut andil dalam banyak prestasi Real Madrid tak mampu menahan kepergiannya dari Kota Madrid.

Casillas memberikan dua alasan mengapa ia memilih Porto.

“Pertama karena saya tertarik dengan tawaran mereka, presiden klub, pelatih Lopetegui, dan seluruh tim. Kedua, karena dukungan yang orang-orang tunjukkan kepada saya ketika mengumumkan Portugal sebagai tempat tujuan,” ujar Casillas seperti dilansir AS.

Porto dianggap ibu Casillas, Mari Carmen, tidak pantas mendapatkan anaknya. Carmen mengatakan, kiper sekelas Casillas tidak pantas diperkuat kiper juara dunia seperti anaknya.

Namun, Casillas menganggap Porto adalah tempat yang cocok baginya. Ia yakin akan bahagia di Porto, sebab disana dia bakal mendapatkan sesuatu yang tidak didapatnya di Madrid saat ini.

“Porto memenangi hati saya, dan itu yang membuat saya senang. Saya akan melakukan segala cara agar mereka tidak kecewa. Terima kasih kepada Porto untuk kepercayaan yang mereka berikan,” tegas Casillas.

as, marca dan football espana

Komentar