Cambridge Sedang “Mimpi” Kalahkan MU

Penulis: Darmansyah

Jumat, 23 Januari 2015 | 15:08 WIB

Dibaca: 0 kali

Klub “kecil” dari divisi tiga di England League, Cambridge United, sedang “bermimpi” untuk bisa mengalahkan Manchester United ketika kedua tim memainkan laga penting di Piala FA, Sabtu dinihari WIB, 24 Januari 2015.

Setan Merah sudah pasti dijagokan karena jarak antara kedua tim di kompetisi sangat tak seimbang. Manchester United berada di papan atas Premier League sedangkan Cambridge berada tiga kelas dari Setan Merah.

Walau pun berbeda “kasta” legenda Cambridge, yang menjadi tuan rumah, Dion Dublin, bukan tak mungkin tim semenjana dapat memberikan terapi kejut.

“Saya rasa Manchester United dapat melaju tanpa masalah, tetapi jika Cambridge mengerahkan seluruh kemampuannya dan seluruh pemain tampil maksimal, bukan tak mungkin akan terjadi kejutan,” ucap pria yang juga pernah menjadi pemain Old Trafford dua puluh tiga tahun lalu it seperti ditulis “The Sport Review,” Jumat, 23 Januari 2015.

Ucapan Dublin bukan tanpa alasan. Pasalnya hal serupa pernah terjadi kepada MU saat tersingkir secara mengejutkan dari Milton Keynes Dons, dengan skor empat gol di ajang Capital One Cup.

Saat ini tim yang bermarkas di Abbey Stadium itu berlaga di League Two atau tiga kasta di bawah Premier League. Ini adalah kali pertama mereka kembali berlaga di Football League setelah sembilan tahun absen.

Sementara itu manajer Cambridge, Richard Money memberi pesan kepada para pemainnya untuk tidak bertukar jersey dengan pemain MU.

“Haram bagi pemain saya bertukar jersey dengan pemain MU baik di waktu jeda maupun usai laga,” katanya.
Money khawatir jika pemainnya bertukar baju, maka pihak klub akan mengeluarkan uang untuk membuat baju baru. Hal ini bisa terjadi karena Cambridge tak memiliki uang yang banyak laiknya klub Premier League.

“Kami tidak cukup kaya untuk memberikan begitu saja baju kami. Kami hanya memiliki dua baju, jadi jika mereka memberikan baju. Maka mereka harus menggantinya,” ucap Money dikutip oleh “The Express,” Jumat, 23 Januari 2015.

“Sepertinya di Premier League, mereka memberikan baju begitu laga berakhir – terkadang di paruh babak pertama. Saya tak paham, mengapa pemain kelas dunia juga menginginkan baju pemain kelas dunia lainnya di paruh babak pertama,” sambungnya.

“Jika salah satu pemain kami mencoba untuk bertukar baju di paruh babak pertama, Anda dapat saja memahaminya – tapi mereka tidak dapat memahaminya, karena mereka tidak memiliki apapun untuk dikenakan di babak kedua,” imbuhnya.

Cambridge merupakan klub League Two atau divisi keempat pada piramida Liga Inggris – tiga tingkat di bawah Premier League, dan pertemuan mereka dengan United seperti menjadi berkah untuk Cambridge.

Sementara itu kabar baik datang dari United. Pelatih Louis van Gaal membeberkan bahwa Robin van Persie dan Luke Shaw sudah fit menjelang partai Cambridge United kontra Manchester United di FA Cup

Ia juga membantah kabar Victor Valdes akan menjadi starter di The R Costings Abbey Stadium.

Van Persie dan Shaw absen saat United mengalahkan Queens Park Rangers 2-0 pada pekan lalu. Pasalnya, keduanya mengalami cedera ringan yang didapat kala bertanding kontra Southampton seminggu sebelumnya.

Kendati dua pemain tersebut sudah kembali, Van Gaal tetap tidak bisa membawa skuad lengkap karena beberapa pilar masih menepi, seperti Jonny Evans, Chris Smalling, dan Ashley Young.

“Kami masih harus menunggu hingga sesi latihan, tapi Ashley Young, Chris Smalling, dan Jonny Evans dipastikan absen. Robin van Persie tersedia, begitu juga dengan Luke Shaw,” terang Van Gaal kepada MUTV, Jumat, 23 Januari 2015.

Adapun Valdes disebut-sebut bakal menjalani debut saat berjumpa Cambridge United, usai resmi berseragam Setan Merah pada awal Januari.

Bekas kiper Barcelona itu hanya duduk di bench pada dua laga sebelumnya, dan Van Gaal enggan memberi tahu lebih jauh apakah Valdes akan menggantikan posisi David de Gea sejak awal.

“Saya menganggapnya sebagai hal yang sulit dipercaya, bagaimana media menulis jika Valdes akan jadi starter. Saya tidak ingin berkata apa-apa tentang line-up hingga menit akhir jelang laga dimulai,” tutupnya.

Komentar