Buffon Jadi Pemain Tertua Liga Champions

Penulis: Darmansyah

Rabu, 31 Mei 2017 | 14:42 WIB

Dibaca: 3 kali

Kiper sekaligus Kapten Juventus, Buffon, berpeluang menjadi pemain tertua yang menjuarai Liga Champions kalau timnya  mampu mengalahkan Real Madrid di partai final Liga Champions, Minggu dinihari WIB mendatang).

Jika Juventus keluar sebagai juara, usia Buffon saat itu memasuki empat pulouh tahun

Itu akan mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang legenda AC Milan, Paolo Maldini sepuluh tahun silam.

Kala itu Maldini bersama Milan mengalahkan Liverpool untuk merebut gelar juara Champions.

Di satu sisi, Buffon bukanlah pemain tertua yang pernah berlaga di final Liga Champions.

Pemain tertua yang pernah bermain di final Liga Champions adalah Edwin van der Sar saat di Manchester United

Sayang, saat itu Van der Sar dan MU kalah.

Buffon kelak menjadi pemain tertua kedua setelah Van der Sar yang pernah berlaga di final Liga Champions.

Sejak Lev Yashin menjadi pemain terbaik pada 1963 silam, belum pernah ada lagi kiper yang memakai mahkota tersebut.

Kali terakhir asa itu datang dari Manuel Neuer kiper yang ikut membawa Jerman menjuarai Piala Dunia lalu.

Namun, kiprah Neuer dalam ajang FIFA Ballon d’Or kandas sebagai juru kunci dari tiga besar kandidat.

Trofi pemain terbaik kala itu jatuh kepada bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Hampir tiga tahun berselang muncul sosok kiper lagi yang disebutkan pantas menjadi pemain terbaik. Sosok itu adalah kapten Juventus, Gianluigi Buffon.

Setelah ikut membawa Juventus menjuarai Serie A Italia enam kali beruntun, dan juara Coppa Italia, Buffon mengincar trofi Liga Champions pada akhir pekan ini.

Setelah gagal di partai final Liga Champions pada dua tahun silam, Juventus kembali lagi ke partai final tahun ini. Juventus akan menghadapi Real Madrid di Cardiff, Wales.

Buffon sempat hampir meraih Ballon d’Or disebelas tahun lalu setelah membawa timnas Italia juara Piala Dunia.

Namun, kala itu Buffon kalah dari rekan satu negaranya, bek Real Madrid, Fabio Cannavaro.

“Buffon pantas untuk memenanginya atas apa yang masih dia lakukan di lapangan. Jika dia menang Liga Champions bersama Juventus, itu akan menjadi mahkota kemenangan atas kariernya yang luar biasa,” ujar penyerang legendaris Italia, Gianni Rivera yang kalah dari Lev Yashin sebagai pemain terbaik  seperti dikutip dari AFP.

“Saya beruntung telah bermain sepanjang karier saya bersama Buffon. Dia memang pantas untuk Ballon d’Or atas apa yang ia peroleh tahun ini. Saya harap dia memenanginya, namun itu tergantung konsekuensi kami jika menang di Cardiff,” kata bek Juventus, Giorgio Chiellini pada awal pekan ini.

Namun, diakui Chiellini, akan berat pula bagi Buffon untuk menang karena kehadiran Cristiano Ronaldo. Ronaldo bakal menjadi favorit menang Ballon d’Or karena dia seorang penyerang, membawa Real Madrid juara La Liga dan Liga Champions tahun lalu serta timnas Portugal juara Piala Eropa.

“Buffon adalah seorang kiper dan bahkan jika Juve berjaya di Eropa akan ada selalu jenjang ini,” kata Chiellini.

Mantan kiper nomor satu Real Madrid, Iker Casillas mengakui Gianluigi Buffon layak mendapatkan trofi Liga Champions dalam kariernya sebagai seorang pesepak bola.

Meski demikian, Casillas tetap mendukung Real Madrid di final Liga Champions nanti.

Final Liga Champions musim ini akan mempertandingkan dua tim terkuat musim ini, Juventus dan Real Madrid.

Keduanya sama-sama telah memastikan diri jadi raja di liga domestik dan siap bertarung untuk memperebutkan status sebagai raja Eropa.

Sepanjang kariernya, Buffon merupakan salah satu kiper terbaik di dunia. Buffon pernah memenangi Piala Dunia namun ia belum pernah merasakan trofi Liga Champions.

“Buffon layak memenangkan Liga Champions tapi saya tetap akan mendukung Real Madrid. Itu jelas karena Real Madrid adalah tim saya,” tutur Casillas seperti dikutip dari Marca.

Casillas sendiri mengakui ada pemandangan aneh bila Buffon mengakhiri kariernya tanpa trofi Liga Champions.

“Dia menjalani tahun yang sangat hebat dan menunjukkan di usia 39 tahun dia masih menjadi kiper yang luar biasa.”

“Kariernya tentu tak dapat berakhir tanpa memenangkan Liga Champions. Selain Buffon, saya juga bahagia melihat Gonzalo Higuain yang tampil hebat,” kata Casillas.

Casillas yang tiga kali memenangkan trofi Liga Champions menilai duel Juventus lawan Real Madrid merupakan pertarungan yang seimbang.

“Real Madrid dan Juventus memiliki kualitas yang sama. Juventus memiliki pertahanan yang lebih bagus dan kini mereka juga menjelma jadi tim yang ofensif dengan kehadiran Dybala, Higuain, dan Mandzukic.”

“Namun Real Madrid adalah tim yang sangat kuat dan Ronaldo bermain luar biasa,” ucap Casillas.

Komentar