Brasil Sangat Tergantung dengan Neymar

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 7 Juni 2014 | 20:05 WIB

Dibaca: 0 kali

“Selecao” mengalami ancaman paling besar dengan ketergantungan mereka kepada peran Neymar dalam Piala Dunia 2014, yang akan berlangsung pertengahan Juni mendatang. Ketergantungan ini dibuktikan lewat dua pertandingan ujni coba terakhir mereka ketika menghadapi Panama dan Serbia.

Pelatih Brasil Luiz Felipe Scolari mengakui bahwa tim asuhannya terlalu bergantung pada Neymar. Hal ini akan menjadi masalah kalau Brasil mengalami kebuntuan di sebuah pertandingan.

Scolari mengatakan, sosok Neymar sangat dibutuhkan oleh Brasil. Skill penyerang Barcelona itu yang di atas rata-rata akan membuat para pemain lawan memberi perhatian lebih.

Yang kemudian akan jadi masalah bagi Brasil adalah saat Neymar tak berkutik karena dijaga ketat lawan dan pemain lawan tak bisa memberi solusi.

“Ya, betul,” jawab Scolari saat ditanya wartawan apakah timnya terlalu mengandalkan Neymar, seperti dikutip Soccerway.

“Seperti Portugal yang membutuhkan Cristiano Ronaldo atau Argentina yang bergantung pada Lionel Messi,” imbuhnya.

“Kami butuh Neymar seperti setiap tim yang punya para pemain bagus yang menarik perhatian pemain lawan. Tugas kami adalah menemukan solusi di lapangan ketika Neymar menghadapi terlalu banyak pemain lawan,” kata Scolari.

Sebagai bukti dari terkuncinya Brasil akibat di “oressure”nya Neymat terjadi ketika Selecao menghadapi Serbia. Brasil hanya meraih kemenangan tipis pada pertandingan persahabatan melawan Serbia, lewat semata wayang yang diciptakan oleh Fred.

Pelatih Luiz Felipe Scolari mencoba seluruh pemain andalannya pada laga di Estadio Morumbi, Sao Paulo, Sabtu dinihari WIB. Starting XI Brasil pun diisi oleh para pemain utama.

Tim Samba tampil dominan dan unggul dalam penguasaan bola. Namun, hingga turun minum, mereka tak mampu membongkar pertahanan Serbia.

Kebuntuan baru terpecahkan ketika pertandingan memasuki menit ke-58. Fred yang mendapatkan umpan dari Thiago Silva melepaskan tembakan kaki kanan dari dalam kotak penalti untuk menjebol gawang Vladimir Stojkovic.

Gol Fred menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan ini. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap satu gol untuk kemenangan Brasil.

Dalam pertandingan sebelumnya, ketika melawan Panama, Brasil, lewat Neymar, menebar ancaman setelah dalam laga menjelang pembukaan Piala Dunia Brasil 2014, “Selecao” menggulung Panama empat gol tanpa balas, Rabu dinihari WIB, 04 Juni 2014.

Neymar mencetak satu dari empat gol, memberi satu assist dan membuka ruang untuk gol lainnya.

Kemenangan yang dicatatkan Brasil, dalam laga ujicoba yang sangat impresif itu, oleh pelatih Scolari disebut tidak begitu penting karena ada lebih penting daripada hasil tersebut.

Tim Samba mengganyang Panama dengan empat gol tanpa balas, melalui gol-gol dari Neymar, Alves, Hulk, dan Willian.

“Saya pikir hari ini hasil bukanlah yang terpenting, yang terpenting adalah bermain, membuat tim tampil bersama-sama lagi dan berusaha kembali ke performa terbaik sehingga kami siap untuk menuai hasil bagus di laga pembuka,” kata Felipe Scolari di Reuters.

“Semua pemain melakukan tugasnya hari ini. Semua berperan dan itulah yang membuat tim kami tangguh. Semua pemain ada untuk saling membantu,” tegasnya.

Hasil itu membuat Brasil kini telah mencatatkan empat belas kemenangan dari lima belas pertandingan terakhirnya. Sebelum Piala Dunia, Brasil masih memiliki satu laga ujicoba terakhir yakni lawan Serbia tanggal 06 Juni 2014 mendatang.

Dalam laga itu, Neymar menjadi sosok sentral dengan mencetak satu gol dan turut andil dalam terciptanya tiga gol lainnya.

Menghadapi Panama, Luis Felipe Scolari menurunkan susunan pemain yang mungkin menjadi pemain inti tim di Piala Dunia nanti, minus kapten tim Thiago Silva. Fred sebagai target man di depan, ditopang oleh Oscar-Fred-Neymar.

Sedari awal pertandingan dimulai, Selecao, julukan Tim Nasional Brasil langsung tancap gas menekan pertahanan Panama. Namun, hingga 15 menit waktu berjalan, belum ada gol yang tercipta.

Komentar