Brasil Nyaris Kehilangan Neymar da Silva

Penulis: Darmansyah

Selasa, 10 Juni 2014 | 11:58 WIB

Dibaca: 0 kali

Neymar terjatuh. Neymar habis? Brasil berduka?

Ternyata tidak! Neymar hanya terjatuh saat berbenturan dengan pemain Brasil lainnya saat latihan. Neymar mengalami cedera pergelangan kaki ringan. Tapi rakyat Brasil sempat tersentak dan menduga Neymar cedera parah.

Rakyat Brasil merasa lega setelah situs “selecao.com” mengumkan bahwa Neymar hanya cedera ringan. Padahal, sebelumnya, pendukung “Tim Samba” itu hrarus menahan napas saat bintang timnasnya, Neymar, terjatuh dan merasakan kesakitan pada pergelangan kakinya saat sesi latihan, Senin siang waktu setempat atau Selasa WIB..

Pemain berusia dua puluh dua tahun ini tiba-tiba terjatuh justru saat tidak berbenturan dengan pemain lainnya. Kondisi ini menyiratkan ada potensi cedera, hanya tiga hari sebelum pertandingan Brasil dan Kroasia di Sao Paulo.

Namun, Neymar dapat segera bangkit dan berlatih kembali dalam latihan di pusat latihan Brasil di Teresopolis.

Neymar sempat mengalami cedera pergelangan kaki serupa ini saat bersama Barcelona, awal tahun ini. Cedera ini menyebabkan dirinya harus beristirahat selama tiga pekan.

Latihan Senin tersebut juga menunjukkan pelatih Brasil, Luiz Felipe Scolari, akan menurunkan formasi yang sama dengan saat Selecao mengalahkan Serbia 1-0 dalam laga persahabatan terakhir, Jumat.

Formasi ini sama dengan tim yang diturunkan saat Brasil mengalahkan Spanyol 3-0 di final Piala Konfederasi tahun lalu.

“Selecao” memang sedang mengalami ancaman paling besar dengan ketergantungan mereka kepada peran Neymar dalam Piala Dunia 2014, yang akan berlangsung pertengahan Juni mendatang.

Ketergantungan ini dibuktikan lewat dua pertandingan ujni coba terakhir mereka ketika menghadapi Panama dan Serbia.

Pelatih Brasil Luiz Felipe Scolari mengakui bahwa tim asuhannya terlalu bergantung pada Neymar. Hal ini akan menjadi masalah kalau Brasil mengalami kebuntuan di sebuah pertandingan.

Scolari mengatakan, sosok Neymar sangat dibutuhkan oleh Brasil. Skill penyerang Barcelona itu yang di atas rata-rata akan membuat para pemain lawan memberi perhatian lebih.

Yang kemudian akan jadi masalah bagi Brasil adalah saat Neymar tak berkutik karena dijaga ketat lawan dan pemain lawan tak bisa memberi solusi.

“Ya, betul,” jawab Scolari saat ditanya wartawan apakah timnya terlalu mengandalkan Neymar, seperti dikutip Soccerway.

“Seperti Portugal yang membutuhkan Cristiano Ronaldo atau Argentina yang bergantung pada Lionel Messi,” imbuhnya.

“Kami butuh Neymar seperti setiap tim yang punya para pemain bagus yang menarik perhatian pemain lawan. Tugas kami adalah menemukan solusi di lapangan ketika Neymar menghadapi terlalu banyak pemain lawan,” kata Scolari.

Sebagai bukti dari terkuncinya Brasil akibat di “oressure”nya Neymat terjadi ketika Selecao menghadapi Serbia. Brasil hanya meraih kemenangan tipis pada pertandingan persahabatan melawan Serbia, lewat semata wayang yang diciptakan oleh Fred.

Brasil, lewat Neymar, ketika menaklukkan Panama empat gol tanpa balas mulai menebar ancaman. Neymar mencetak satu dari empat gol, memberi satu assist dan membuka ruang untuk gol lainnya.

Kemenangan yang dicatatkan Brasil, dalam laga ujicoba yang sangat impresif itu, oleh pelatih Scolari disebut tidak begitu penting karena ada lebih penting daripada hasil tersebut.

Tim Samba mengganyang Panama dengan empat gol tanpa balas, melalui gol-gol dari Neymar, Alves, Hulk, dan Willian.

“Saya pikir hari ini hasil bukanlah yang terpenting, yang terpenting adalah bermain, membuat tim tampil bersama-sama lagi dan berusaha kembali ke performa terbaik sehingga kami siap untuk menuai hasil bagus di laga pembuka,” kata Felipe Scolari di Reuters.

“Semua pemain melakukan tugasnya hari ini. Semua berperan dan itulah yang membuat tim kami tangguh. Semua pemain ada untuk saling membantu,” tegasnya.

Hasil itu membuat Brasil kini telah mencatatkan empat belas kemenangan dari lima belas pertandingan terakhirnya. Sebelum Piala Dunia, Brasil masih memiliki satu laga ujicoba terakhir yakni lawan Serbia tanggal 06 Juni 2014 mendatang.

Dalam laga itu, Neymar menjadi sosok sentral dengan mencetak satu gol dan turut andil dalam terciptanya tiga gol lainnya.

Komentar