Beredar “Olok-olok” Cederanya Neymar

Penulis: Darmansyah

Selasa, 8 Juli 2014 | 13:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Begitu banyak simpati yang datang untuk Neymar da Silva, atas cedera tulang belakangnya, dan menjadi sebab ia tak bisa melanjutkan kiprah sisa laganya di Piala Dunia 2014, namun begitu, tak kurang pula “joke” dan ejekan yang menghampiri “striker” Brasil yang di “kungfu” bek Kolombia, Juan Zuniga, ketika kedua tim bertanding Jumat pekan lalu.

Ejeken terbaru datang dari fans Argentina lewat unduhan video yang bereda di dunia maya, dimana para pendukung tim Tango bergembira dengan merayakannya sambil mengangkat sebuah tiruan rangka tulang belakang.

Dalam sebuah event yang difilmkan, para suporter Argentina melambaikan tiruan rangka tulang belakang sambil meneriakkan hal yang berhubungan dengan cedera pada tulang belakang Neymar.

Pelatih Argentina, Alejandro Sabella, yang juga melihat unduhan itu di “smarth-phone”nya langsung bereaksi dan minta maaf atas ulah supporter timnya.

Dengan nada gusar Sabella mengatakan, ia tidak akan memanfaat rivalitas negaranya dengan Brasil dikaitkan dengan kasus Neymar. “Sepak bola telah meneteskan air mata” usai Neymar dinyatakan gagal melanjutkan kiprahnya di Piala Dunia akibat cedera tersebut, ujar Sabella meluruskan sikap fans negaranya.

“Saya tidak suka sikap para fans yang justru tak memperlihatkan simpatinya,” ujar Sabella kepada Skysports.

Neymar, yang berperan besar membawa Brasil melangkah ke semifinal turnamen empat tahunan ini, divonis cedera tulang belakang ketika Selecao menang dua banding satu atas Kolombia di babak perempat final.
Dia mendapat perlakuan kasar dari bek Kolombia, Juan Zuniga. Akibatnya, pemain Barcelona ini harus istirahat dan melewatkan sisa laga turnamen tersebut.

Sabella yang sangat simpatik dengan insiden yang menimpa Neymar, mengatakan: “Ketika saya bermain sepak bola, saya bermain penuh keterampilan karena mengenakan nomor sepuluh.. jadi saya senang melihat sepak bola dimainkan dengan baik, dan saya senang dengan para pemain hebat.”

“Ketika sebuah tim kehilangan seorang pemain yang sangat berkualitas, maka sepak bola diselimuti duka cita. Orang merasa sedih, tidak hanya pelatih tetapi juga para penonton.”

Selain joke “konyol” pendukung Argentina, seorang perawat yang diketahui merekam kondisi Neymar saat berada di rumah sakit langsung diberi sanksi tegas dengan memecat perawat bernama Chintia itu akibat tindakannya merekam Neymar.

Saat dilarikan ke rumah sakit, perawat bernama Chintia itu menyempatkan diri merekam Neymar. Dalam video tersebut terlihat bahwa Neymar sedang mendapat penanganan medis untuk dibawa ke ruang perawatan.

Video yang sudah beredar luas di Brasil itu dikritik karena Chintia tampak mencium kamera dan setelah itu tertawa. Chintia dianggap tidak ikut berduka karena Brasil baru saja kehilangan bintangnya, Neymar.

Juru bicara rumah sakit, Marcia, menyatakan, karyawan dengan nama Chintia itu akan segera dipecat. Sementara itu, dokter tim Brasil, Jose Luiz Runco, menjelaskan bahwa catatan kondisi Neymar sedang dikumpulkan oleh Federasi Sepak Bola Brasil (CBF).

Memang tidak ada kejahatan di balik tindakan perawat. Dia hanya tampak tertawa dan tersenyum pada akhir video, setelah melihat Neymar kesakitan. Tindakan ini dianggap dosa oleh publik Brasil.

Kabar lain juga datang dari Komite Disiplin FIFA yang tidak menghukum bek Kolombia, Juan Zuniga, terkait pelanggaran yang membuat penyerang Brasil, Neymar, mengalami cedera pada tulang belakang.

Panel disiplin FIFA, yang diketuai Claudio Sulser, telah mempelajari video insiden tersebut tetapi mereka memutuskan bahwa mereka tidak bisa mempermasalahkan hal itu karena insiden tersebut disaksikan oleh ofisial pertandingan.

“Ketua Komite Disiplin FIFA sangat menyesalkan insiden tersebut dan konsekuensi serius kepada kesehatan Neymar. Tidak ada tindakan retrospektif yang diambil karena insiden yang melibatkan pemain Kolombia, Juan Camilo Zuniga Mosquera tidak luput dari perhatian ofisial pertandingan,” kata FIFA dalam pernyataan resminya.

“Kondisi di mana Komite Disiplin FIFA bisa campur tangan dalam insiden apapun harus dipertimbangkan secara independen berdasarkan konsekuensi kejadian tersebut, seperti cedera serius yang dialami pemain,” lanjut pernyataan tersebut.

Akibat cedera tersebut, Neymar tidak bisa kembali bermain di Piala Dunia karena pemain Barcelona tersebut membutuhkan 45 hari untuk memulihkan cederanya.

“Kami berharap pemulihan Neymar cepat seperti harapan kami kepada semua pemain yang terpaksa absen di Piala Dunia karena cedera,” tutur FIFA.

Komentar