Benitez Melawan “Error” di Barnebeu

Penulis: Darmansyah

Jumat, 4 Desember 2015 | 15:48 WIB

Dibaca: 0 kali

Rafael Benitez, pelatih Real Madrid, berjanji akan melawan “error” di Barnebeu untuk melempangkan jalan kepemimpinannya yang melenceng dari kebutuhan tim

Real Madrid kini kini menjauh dari pesaingnya Barcelona dengan enam poin sebagai peringkat satu.
Selain, tengah pekan ini Benitez pun mendapatkan tamparan, yakni timnya terancam dicoret dari Piala Raja.

Sebabnya adalah ia memainkan Denis Cheryshev yang masih dalam hukuman akumulasi kartu satu pertandingan Piala Raja.

Atas dasar itu, akhir pekan nanti benitez harus berupaya memenangkan Madrid atas tim tamu Getafe. dalam lanjutan Liga Spanyol.

Kemenangan meyakinkan Madrid atas Getafe tentu berpeluang meredam kritikan yang mengalir kepadanya. Di atas kertas, Madrid bukanlah lawan seimbang bagi Getafe.

Selain level kebintangan pemain yang berbeda, Getafe pun selalu kalah dari Madrid dalam lima pertemuan terakhir mereka.

Catatan itu semakin tak seimbang ketika meninjau skor pertemuan dua klub di Santiago Bernabeu.
Madrid selalu menang telak dan berpesta gol saat melawan Getafe di Bernabeu dalam tiga laga terakhir.

Namun, pada akhir pekan ini, Madrid akan menjamu lawan mereka dengan bayang-bayang keroposnya lini pertahanan mereka.

Lini pertahanan Madrid berada dalam sorotan lantaran sejumlah pemain yang harus menepi karena cedera.

Padahal penjaga gawang Madrid Keylor Navas memiliki catatan bagus pada awal musim ini dengan lima cleansheet beruntung di berbagai ajang.

Absennya Sergio Ramos, Marcelo, dan Raphael Varane membuat Benitez harus memutar otak untuk mengamankan gawang Madrid yang telah kebobolan enam gol dari lima pertandingan terakhir mereka.

Masalah di lini belakang itu tentu saja bisa ditutupi dengan eksplosivitas Madrid di lini depan.

Namun, skenario kemenangan bagi Benitez tentunya akan berjalan relatif mulus di Bernabeu nanti, dengan catatan ia tak lupa bahwa Madrid tak boleh memainkan Isco lantaran pemain asal Spanyol itu mendapatkan kartu merah ketika menghadapi Barcelona.

Sementara itu Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menegaskan akan melawan sanksi apapun setelah menurunkan pemain ilegal Denis Cheryshev dalam laga Piala Raja melawan Cadiz, Rabu malam waktu setempat.

Perez merasa klub dan pemain tidak bersalah karena sebelumnya tak mendapat informasi tentang sanksi akumulasi kartu yang diterima Cheryshev.

Madrid terancam didiskualifikasi dari Piala Raja karena memainkan Cheryshev selama satu babak melawan Cadiz.

“Larangan bertanding dalam satu pertandingan untuk tiga kartu kuning dalam pandangan kami tidak efektif karena tidak ada seorangpun seperti yang ditentukan dari kode disiplin RFEF,” katanya seperti yang dikutip dari The Guardian, Jumat, 04 Desember 2015.

Dalam laga melawan Cadiz, Cheryshev merupakan pencetak gol pertama kemenangan Madrid.

Winger asal Rusia itu ditarik keluar pada awal babak kedua dan diganti Mateo Kovacic setelah tim pelatih Madrid menyadari Cheryshev ilegal dalam laga tersebut.

Cheryshev seharusnya tidak bermain dalam pertandingan tersebut karena akumulasi kartu yang diterimanya kala dipinjam ke Villarreal pada musim lalu.

“Kami ingin menunjukkan iktikad baik.” ucap pelatih Madrid, Rafael Benitez dalam kesempatan yang berbeda.

Sebelumnya, Cheryshev pun mengonfirmasi ia tidak menerima notifikasi tentang larangan dirinya harus absen di satu pertandingan Piala Raja yang dilalui klubnya musim ini.

Komentar