Barcelona “Oleng” Setelah Dua Kekalahan

Penulis: Darmansyah

Senin, 3 November 2014 | 09:46 WIB

Dibaca: 0 kali

Barcelona mulai oleng dan terseok keurutan dua La Liga setelah dua kakalahan beruntun menerpa klub Nou Camp itu Pekan lalu mereka dibantai seterunya Real Madrid di Bernabue dan Minggu dinihari WIB, 02 November 2014, digasak Celta Vigo di Nou Camp.

Kekalahan yang amat memedihkan itu, terutama kala menjamu dari klub semenjaya Celta Vigo di Nou Camp. Dua kekalahan ini menjadikan Barca menempati “headline” seluruh media di Spanyol dengan berbagai macam judul dan analisa.

Sebagian besar media terkenal di Madrid, seperti Marca, AS dan Espana Football menulis tentang akhir era klub Katalan itu. Mereka menulis dengan sangat tajam, bahwa Luis Suarez tidak bisa menolong Barca. Neymar dan Messi telah “habis.”

Hujatan media itu tidak membuat pelatih Luis Enrique panik. Blaugrana, seperti dikatakan Enrique, sudah melupakan kekalahan itu dan mengalihkan fokus ke pertandingan melawan Ajax Amsterdam di Liga Champion, Rabu mendatang..

Barcelona menelan dua kekalahan beruntun di pentas Liga Spanyol. Setelah ditekuk Real Madrid, dan kemudian dikalahkan Celta Vigo di Camp Nou.
Barca kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan selisih satu poin dari Real Madrid yang berada di puncak.

“Saya tidak khawatir. Saya baru akan khawatir jika tim menunjukkan sikap lain di lapangan. Tapi, itu bukan masalahnya. Saya hanya marah, sama seperti pemain lainnya di ruang ganti,” ujar Enrique seperti dilansir Reuters.

Barcelona memang tidak bermain buruk saat melawan Celta Vigo. Namun, meski menciptakan banyak peluang, termasuk dua peluang Neymar dan Messi yang mengenai tiang gawang, Barcelona gagal mencetak gol.

Selanjutnya Barcelona akan berkunjung ke Amsterdam Arena untuk melakoni lanjutan Grup F Liga Champion. Blaugrana membutuhkan kemenangan untuk menempel ketat Paris Saint-Germain di puncak klasemen.

Barcelona saat ini berada di posisi kedua dengan torehan enam poin, kalah satu poin dari PSG. Enrique mengungkapkan betapa pentingnya pertandingan di Amsterdam Arena.

“Sekarang kami harus siap untuk pertandingan selanjutnya. Sekarang kami harus menunjukkan mampu bangkit dan mampu menghadapi situasi seperti ini. Kekalahan memang selalu menimbulkan keraguan,” ujar Enrique.

Tentang kehadiran Luis Suarez di dua laga awalnya, pemain asal Uruguay yang dibeli Barca dari Liverpool itu, Enrique menyatakan, ia belum lagi menyatu dengan tim.

Setelah kalahdari Madrid pada laga debutnya bersama Barcelona, Suarez kembali harus menelan kekalahan saat dia menjalani laga kompetitif pertamanya di Camp Nou. Barcelona secara mengejutkan dijungkalkan Celta Vigo.

Meski gembira akhirnya bisa kembali bermain setelah menjalani empat bulan periode hukuman, Suarez tak menyangkal kalau apa yang dia alami sama sekali tak sesuai dengan harapan. Bukannya membantu Barca meraih kemenangan, tim barunya justru menelan dua kekalahan beruntun.

“Saya gembira bisa melakukan debut di Madrid dan kini melakoni debut di kandang, tapi hasil yang didapat tak sesuai dengan apa yang saya harapkan. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah tetap mengangkat kepala dan terus bekerja keras,” sahut Suarez.

Terkait kekalahan atas Celta Vigo, Suarez menyebut kalau Barcelona cuma sedangf sial. Rangkaian peluang yang dikreasikan tak satupun menjadi gol, sementara sebuah peluang tim lawan bisa dituntaskan menjadi gol yang menjadi penentu laga.

“Kami punya keinginan besar untuk mengubah situasi ini dan memenangi trofi, tapi ada hari-hari di mana bolanya tidak mau masuk ke gawang. begitulah sepakbola kadang-kadang: lawan bisa mencetak gol dari satu-satunya peluang yang mereka punya, sementara Anda menciptakan banyak sekali kesempatan namun tak bisa menemukan gol,” lanjut Suarez di Marca.

Meski belum mencetak gol dan selalu gagal membantu Barca menang di dua laga pertamanya, Suarez menyebut kalau kerjasamanya dengan Lionel Messi dan Neymar berjalan sangat baik.

“Saya merasa nyaman, dengan permainan dan taktik. Neymar, Messi dan saya bekerjasama dengan baik. Kami menunjukkan pertanda yang bagus: saya memilih kami menciptakan banyak peluang dan kemudian kalah,” tuntas striker internasional Uruguay itu.

Komentar