Barcelona Masih Takut Kehilangan Messi

Penulis: Darmansyah

Jumat, 9 Maret 2018 | 14:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Barcelona tak menyembunyikan ketakutannya  “kehilangan” Lionel Messi dan berharap sang bintang “tahan” godaan untuk dibujuk pindah ke tim lain.

“Blaugrana masih memendam kekhawatiran jika Lionel Messi meninggalkan Camp Nou suatu saat nanti,” tulis media terkenal Spanyol “marca,” hari ini, Jumat, 09 Maret mengutip pernyataan  Direktur Korporasi Barcelona Pancho Schroder

Menurut Schroder, besarnya harga pelepasan Messi tidak akan membuat takut para peminangnya kelak.

Maestro asal Argentina itu menghentikan spekulasi dirinya bakal pergi dari Barcelona dengan memperpanjang kontrak hingga tiga tahun kedepan  pada November lalu.

Klausul pelepasan Messi yang ditetapkan Barca tidak kecil

Dibutuhkan tujuh ratus juta euro atau sebelas koma delapan trilun untuk menggaet Messi dari Nou Camp

Hanya saja, menurut Schroder harga sebesar itu belum pasti bisa membuat Messi pensiun di Barca.

“Kami membuat sebuah klausul, yang kami anggap cukup bagi Messi untuk pensiun di Barcelona.”

“ Setelah mengatakan itu setahun yang lalu, kami pikir klausul Neymar juga cukup bagus untuk mempertahankannya. Namun, musim panas lalu membuktikan bahwa tidak demikian, ” Schroder kepada Sky Sports.

Pada musim panas lalu, Neymar direkrut Paris Saint-Germain dengan banderol dua ratus dua puluh dua juta euro atau tiga koma enam trliun rupiah. Yang membuatnya menjadi pemain termahal dunia.

Sementara, Lionel Messi kerap dikaitkan dengan kemungkinan dirinya bereuni dengan Josep Guardiola di Manchester City.

“Melihat ke masa depan, saya pikir ini sulit. [menjaga Messi]. Namun saya tidak memiliki bola kristal dan sekarang keadaan [bursa transfer] sedikit gila,” ucap Schroder.

Belum lama ini tersiar spekulasi bahwa Manchester City siap menggaet Messi.

Berita yang  yang semula terkesan adem ayem mendadak  ramai karena Messi bungkam saat ditanya tentang godaan transfer itu.

Pada saat itu kontrak Messi dengan Barca masih menggantung yang memunculkan ketertarikan dari Manchester City.

Saat itu kontrak Messi di Barca tinggal delapan belas bulan lagi.

Saat itu Barcelona tak juga berhasil memberi kontrak baru buat pemain asal Argentina ini.

Klub asal Catalan itu tak bisa memenuhi permintaan gaji Messi karena terbentur peraturan keuangan yang dikeluarkan Federasi Sepak Bola Dunia dan Badan Liga Spanyol

Anggaran gaji Barcelona tak memungkinkan menaikkan gaji Messi karena hampir menyentuh batas  tujuh puluh persen dari total anggaran klub.

Situasi itu memunculkan spekulasi kepindahannya dari Barcelona. Manchester City disebut sebagai klub yang paling berpotensi memboyong pria dengan lima gelar pemain terbaik di dunia itu.

Selain karena kekuatan finansial, City memiliki nilai lebih lantaran kini ditangani Pep Guardiola, yang pernah menangani Messi di Barcelona.

Upaya mendatangkan Messi ke Stadion Etihad sebetulya sudah mulai terendus ketika Manchester City mempekerjakan dua mantan eksekutif Barca; Ferran Soriano dan Txiki Begiristain.

Kedatangan dua sosok tersebut diharapkan bisa membuka jalan bagi kedatangan Messi.

Dikutip Newsweek, Manchester City telah menyiapkan dana sebesar empat ratus juta euro atau sektar  enam koma tiga triliun rupiah  guna memboyong Messi ke Stadion Etihad.

Jika angka tersebut disetujui saat itu oleh  Barcelona, nilai transfer Messi akan tercatat hampir dua kali lipat dari rekor transfer dunia yang saat ini dipegang Neymar Jr.

Mungkinkah Messi akhirnya pindah ke Manchester City?

Saat itu pula Barca hanya bisa diam.

Messi telah sepakat untuk memperpanjang kontraknya bersama Barcelona pada bulan November tahun lalu.

Los Cules juga menyertakan klausul pelepasan yang jauh lebih tinggi daripada Neymar saat masih berseragam Barcelona dulu.

Namun, Schroder masih tetap tidak yakin hal itu bisa menghalangi kepindahan Messi suatu hari nanti. Maka dari itu, ia tak akan terkejut jika sang pemain menyebrang ke klub rival mereka.

“Kami telah menentukan klausul yang mungkin bisa membuat Messi pensiun di Barcelona. Namun pada tahun lalu, klausul Neymar juga cukup baik untuk bisa menahannya” ujarnya kepada Sky Sport News.

“Melihat ke depan, Saya pikir sulit. Tapi saya tidak punya bola kristal dan semuanya menjadi sedikit lebih gila pada saat ini,” tambahnya.

Komentar