Barca “Usir” Madrid Dari Puncak La Liga

Penulis: Darmansyah

Senin, 27 Januari 2014 | 09:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Barca “mengusir” Real Madrid, yang sehari sebelumnya menikmati puncak klasemen La Liga itu, usai menaklukkan Malaga FC tiga gol tanpa balas di Nou Camp, Senin, 27 Januari 2014, dinihari WIB, sekaligus menandai kembalinya klub Catalonia itu memimpin kompetisi BBVA itu

Pada saat yang sama Atletico Madrid juga memenangkan laganya melawan Vallecano 4-2, yang membuat Real Madrid kembali ke posisi awalnya. Seperti pekan sebelumnya, peringkat tiga klasemen.

Walau pun berada di posisi tiga, Madrid telah berhasil memangkas jarak dari Barca dan Atletico, hanya selisih satu poin. Bila salah satu dari dua tim itu, Barca dan Atletico tergelincir, maka Madrid akan berada di posisi dua.

Madrid dalam posisi yang menguntungkan di pekan ini. Mereka bermain sangat impresif dan terus menekan Barca serta Atletico dari posisi satu-duanya. Barca memiliki angka yang sama dengan Atletico, 54, dan klub Nou Camp itu di untungkan oleh selisih gol.

Barcelona yang tampil menggairahkan di Nou Camp menghadapi Malaga, tidak terpengaruh dengan kasus harga transfer Neymat yang menyebabkan pergantian posisi presiden klub dan rumor pelanggaran hukum terkait transfer pemain asal Santos, Brasil itu.

“The Catalans” bisa kembali merebut puncak klasemen usai menang ketika menghadapi Malaga.

Internal Barcelona sedang dapat masalah dalam beberapa pekan terakhir. Diawali tudingan kalau transfer Neymar ternyata lebih besar dari yang diumumkan pihak klub, Presiden Sandro Rosell lantas memutuskan mundur dari jabatannya.

Kondisi tersebut dikhawatirkan bisa menganggu konsentrasi Barca jelang laga menghadapi Malaga. Apalagi dua hari lalu mereka kehilangan puncak klasemen karena Real Madrid bertanding lebih dulu.

Tapi apa yang dikhawatirkan ternyata tak terjadi. Di Camp Nou, Senin (27/1/2014) dinihari WIB, Barca menang 3-0 dan merebut kembali puncak klasemen.

“Mereka menunjukkan contoh kerja profesional, menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan klub ini,” sahut Gerardo Martino dalam keterangannya pada wartawan.

Dilanjutkan pria asal Argentina itu, Barcelona sebenarnya sudah terbiasa berada dalam situasi tak menyenangkan dalam beberapa tahun terakhir. Misalnya saat mereka ditinggal Tito Vilanova yang harus menjalani pengobatan ke Amerika Serikat akibat penyakitnya.

“Para pemain ini telah menghadapi masalah yang lebih serius dan tidak berurusan dengan masalah institusi. Mereka paham kalau mereka harus berbicara di atas lapangan,” lanjut Martino di Marca

Raihan tiga angka itu kembali membuat Barcelona berada di puncak klasemen dengan poin 54, unggul selisih gol dari Atletico di posisi kedua. Sementara itu, peringkat ketiga diisi oleh Real Madrid dengan perolehan poin 53.

Tampil mendominasi sejak menit awal laga, Barcelona baru bisa membuka skor pada menit ke-40 melalui torehan Gerard Pique. Mendapatkan umpan Alexis Sanchez, Pique sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah mampu menaklukkan kiper Malaga, Wilfredo Caballero.

Torehan kedua skuad Blaugrana tercipta setelah turun minum melalui kreasi Pedro pada menit ke-55. Gol tersebut diciptakannya seusai menerima umpan matang Lionel Messi.

Gol tersebut membangkitkan semangat para pemain Barcelona. Alhasil, enam menit berselang, giliran Alexis yang menambah pundi-pundi gol tim tuan rumah setelah mencetak gol ketiga di laga ini pada menit ke-61.

Gol tersebut berawal dari aksi Messi di luar kotak penalti yang kemudian memberikan umpan terobosan kepada Pedro. Dengan cerdik, Pedro lalu melepaskan umpan tarik ke tiang jauh yang langsung disambar Alexis untuk membuat Barcelona unggul 3-0.

Pada injury time, Malaga memperoleh kesempatan memperkecil kedudukan. Akan tetapi, Juanmi gagal memanfaatkan peluang setelah bola tendangannya masih dapat diblok oleh Javier Mascherano.

Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan, Barcelona menguasai bola sebanyak 72 persen dan menciptakan 10 peluang emas dari tiga usaha. Adapun Malaga melepaskan dua tembakan dari tiga peluang.

Komentar