close
Nuga Bola

Barca Sudah di Final!!

Barcelona sudah di final Champions League. Rabu dinihari WIB, 13 Mei 2015, di Allianz Arena, kandang raksasa Bavarian, Bayern Muenchen, klub Catalunya “da” Barca datang dan kalah. Tapi kekalahan tiga gol berbanding dua itu tidak bisa mengenyahkan mereka untuk sampai ke final.

Barca datang dengan tiga gol “penuh,” setelah menang di Cam Nou, sepekan lalu. Dan kekalahan itu tidak menganggu jalan mereka ke final karena agregat gol berkesudahan dengan lima berbanding tiga.

Bayern Munich tidak mampu membalikkan keadaan atas Barcelona untuk lolos ke final Liga Champions. Namun para penggawa Bayern dinilai sudah memberi segalanya di atas lapangan.

CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge, usai laga mengakui kalau Barca memang pantas lolos ke final. Namun Bayern disebutnya sudah menunjukkan perjuangan maksimal untuk membalikkan keadaan.

“Saya pikir kami tampil bagus sebagai tim. Para pemain menujukkan perjuangan yang hebat dan mencetak tiga gol, tapi sayangnya juga kebobolan dua gol,” ujar Rummenigge seperti dikutip situs resmi klub.

“Melihat jalannya pertandingan secara keseluruhan, Barcelona layak lolos, tapi kami tersingkir dengan kepala tegak,” lanjutnya.

“Kami tidak bisa lolos ke final di Berlin melawan mungkin tim terbaik di dunia saat ini. Tapi kami sampai semifinal, dan untuk keempat kalinya secara beruntun, jadi segalanya baik-baik saja,” katanya.

Pep Guardiola, pelatih Bayern, yang sebelumnya melatih Barcelona, mengucapkan selamat atas kelolosan Barcelona ke final Liga Champions.

Pep berharap bekas tim yang pernah ia asuha tersebut dapat memenangi partai puncak di Berlin awal Juni nanti.

“Saya ingin memuji Barcelona setinggi-tingginya. Saya harap mereka bisa meraih trofi Liga Champions kelimanya di Berlin,” ujar Pep di Reuters.

Bersama Pep, Barca dua kali menjadi juara Liga Champions yakni di musim 2009 dan 2011.

Berlainan dengan Pep dan Rummeniege, kapten Bayern Munich, Philipp Lahm, benar-benar kecewa akan kegagalan timnya dalam meraih tiket Dia menilai timnya cukup sulit meraih keajaiban pada leg kedua di Allianz Arena, Rabu 13 Mei 2015 dini hari WIB.

Sempat tertinggal dari Barcelona pada babak pertama, Bayern sukses tampil lebih baik pada babak kedua

Dia menyadari sulit untuk menciptakan keajaiban dan melawan para pemain Barca yang tampil tak kalah baik.

“Fans hari ini sangat luar biasa. Kami percaya akan keajaiban, tapi kami tidak mampu meraihnya hari ini. Mustahil untuk menghentikan para pemain Barcelona selama 90 menit,” ujar Lahm, seperti dilansir situs resmi UEFA.

Sementara itu, Thomas Mueller yang mencetak satu gol ke gawang Barcelona tak kalah kecewa dengan kegagalan timnya. Dia menyayangkan timnya yang melakukan dua kesalahan di lini pertahanan, hingga Neymar dengan mudah menjebol gawang Bayern sebanyak dua kali.

“Kami tampil hebat di babak pertama, tapi membuat dua kesalahan di pertahanan dan membuang beberapa peluang bagus. Itu sangat mengesalkan,” kata Mueller.

Barca kini tinggal menunggu lawan di final antara Real Madrid dan Juventus yang akan bertandingn Kamis dinihari WIB, 14 Mei 2015

Laga leg pertama di Turin pekan lalu dimenangi Juve dengan skor dua berbanding satu.

Bek Barca, Pique, dengan terus terang, usai laga, menginginkan duel Barca selanjutnya adalah melawan Madrid di final.

El Clasico di final Liga Champions akan menjadi sejarah baru di kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu. Sejauh ini, semifinal menjadi babak paling akhir di mana Barca dan Madrid pernah berduel di Liga Champions.

“Final melawan Madrid akan sangat menarik dan bersejarah,” ujar Pique di situs resmi klub.

Dengan lolos ke final Liga Champions, Barca punya peluang untuk mewujudkan treble.

Tim arahan Luis Enrique itu tinggal satu butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar La Liga dan juga sudah menembus final Copa del Rey.

“Kami menandai sebuah era. Saya sangat senang menjadi bagian dari tim ini. Kami akan mengingatnya untuk waktu yang lama, sekarang waktunya untuk menikmatinya,” kata Pique menambahkan.

Sementara itu, gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, menyatakan, peran sang pelatih Luis Enrique sangat besar mengantarkan timnya ke final Liga Champions.

Rakitic memuji dampak besar yang diberikan Enrique terhadap skuat Blaugrana musim ini.

Rakitic menambahkan, keberhasilan Blaugrana musim ini tidak mungkin diraih tanpa kehadiran Enrique.

Selain lolos ke final Liga Champions, Barcelona juga ke partai puncak Copa del Rey serta memuncaki klasemen sementara La Liga.

“Pelatih kami benar-benar penting bagi kami, itu pasti,” kata Rakitic, seperti dilansir ITV.

“Saya pikir setiap pelatih memiliki ide yang berbeda, begitu juga pelatih kami, tapi sekarang saya ingin memberinya ucapan terima kasih dari tim kami, karena tanpa dia ini tidak mungkin. Itu pekerjaan sempurna dari semua orang, dan saya berharap kami bisa mendapatkan gelar ini,” sambungnya.

Lalu, Rakitic juga mengaku sempat khawatir ketika mengetahui Barcelona bertemu Bayern di semifinal.
“Selama dua pertandingan kami melakukan pekerjaan yang bagus,” ucap mantan pemain Sevilla ini.

“Dengan hasil pertandingan pertama, semuanya sedikit lebih mudah bagi kami, tapi hari ini adalah pertandingan besar. Kami sangat bahagia dan sekarang kami ingin menang di final,” tuturnya.

itv, marca, sky sport dan daily mail

Tags : slide