Barca Siap Tebus Kekalahan dari Real

Penulis: Darmansyah

Rabu, 16 Agustus 2017 | 14:41 WIB

Dibaca: 0 kali

Seluruh pemain Barcelona sepakat bahwa kekalahan mereka pada leg pertama Piala Super Spanyol tiga hari lalu di Nou Camp dari Real Madrid  bukanlah harga mati untuk menyerah di leg kedua mala mini, Kamis dinihari WIB, 17 Agustus.

Gelandang Barcelona, Sergio Busquets menilai kekalahan Barcelona dari Real Madrid tiga gol berbanding satu bukan harga mati.

“ Kami akan bangkit dan meraih gol gol lebih banyak,” ujar Busquets seperti dikutip “marca” hari ini, Rabu, 16 Agustus

Ia juga tak setuju kekalahan di leg pertama itu karena Gerard Pique mencetak gol bunuh diri plus tampil di bawah performa terbaiknya pada laga tersebut.

Pique mencetak gol bunuh diri yang membuat Real Madrid unggul satu gol

Performa Pique juga dianggap jadi sebab Real Madrid mampu mencetak dua gol di sepuluh menit terakhir untuk menutup pertandingan dengan kemenangan.

Pada laga leg kedua Real Madrid ganti bertindak sebagai tim tamu di Santiago Bernabeu  dan Barcelona siap mengatasi defisit.

“Kami tahu akan sulit memenangi trofi, tetapi kami belum menyerah. Partai pertama itu akan membantu kami tumbuh sebagai tim,” ucap gelandang Sergio Busquets.

“Sangat vital kami tak kebobolan. Tak mudah mencetak tiga gol di Bernabeu, tetapi kami pernah melakukannya,” ujarnya kepada Sport.es.

Mencetak tiga gol ke gawang Real Madrid ialah syarat minimal yang dibutuhkan Barca untuk mengatasi defisit.

Untung bagi Busquets dan kawan-kawan, mereka bisa berkaca pada kejadian hampir dua tahun silam.

Momen terakhir Barcelona menang dengan selisih lebih dari tiga gol di Madrid adalah saat menggilas tuan rumah dengan skor empat gol tanpa balas pada duel Liga Spanyol, dua tahun silam.

“Kami semua membuat kesalahan dan mereka mampu memanfaatkan dengan baik menjadi gol,” kata Busquets seperti dikutip dari AS.

Busquets menyebut Barcelona langsung melakukan sejumlah evaluasi usai laga leg pertama lawan Real Madrid.

“Kami memiliki babak pertama yang bagus dan dominan serta mendapatkan sejumlah peluang. Namun setelah itu kami menjadi lebih terbuka.”

“Kami ingin mengakhiri pertandingan dengan hasil seri namun kami melakukan pendekatan yang salah. Real Madrid sendiri adalah tim yang tak terhentikan dalam hal serangan balik,” ucap Busquets.

Tak lama setelah kekalahan dari Real Madrid, Barcelona langsung merekrut Paulinho.

Busquets menyatakan bahwa Barcelona akan menyambut rekrutan baru tersebut dengan terbuka.

“Kedatangan Paulinho merupakan hal yang bagus karena dia tipe pemain yang berbeda dibandingkan pemain yang ada di Barcelona.”

“Paulinho bisa berkontribusi banyak untuk tim ini dan kami akan menyambutnya dengan tangan terbuka,” ujar produk asli binaan Barcelona ini.

Real Madrid sendiri, seperti dijanjikan sang pelatih Zidane,  tetap mewaspadai Barcelona yang bakal tampil habis-habisan.

Zidane menegaskan anak buahnya tak boleh santai meski mengantongi modal kemenangan tiga gol berbanding satu pada duel pertama atas pasukan Ernesto Valverde itu.

Menurut dia, Barcelona masih mungkin membalikkan keadaan.

“Semuanya tak ada yang mustahil di sepak bola. Kami harus menghadapi partai kedua dengan sangat baik,” kata Zidane, dikutip BolaSport dari Marca.

“Kami menghadapi tim Barcelona yang bisa menyulitkan Anda kapan saja. Saya tak ragu bahwa di pertemuan pertama mereka punya banyak peluang,” ucapnya lagi.

Berkaca pada statistik di leg pertama, Barca memang lebih dominan dalam berbagai aspek.

Mereka unggul dalam penguasaan bola (61 persen) dan jumlah penciptaan peluang lewat tembakan.

Hanya, efektivitas serangan Real Madrid lebih menonjol sehingga pasukan Zidane keluar sebagai pemenang.

“Kami harus bermain bagus sampai akhir laga untuk kembali menang,” ucap legenda Perancis itu.

Pada kesempatan yang sama Zinedine Zidane juga  mengungkapkan kekesalan terhadap sanksi lima pertandingan yang didapat Cristiano Ronaldo.

Ronaldo dipastikan absen pada leg kedua dini hari nanti setelah mendapat sanksi lima pertandingan dari Asosiasi Sepak Bola Spanyol

Penyerang asal Portugal itu mendapat kartu merah pada leg pertama di Camp Nou, Minggu lalu, dan kemudian mendorong wasit Ricardo De Burgos sebagai bentuk protes.

Sanksi lima pertandingan untuk Ronaldo berlaku satu pertandingan di Piala Super Spanyol dan empat di La Liga. Zidane pun menganggap hukuman untuk Ronaldo tidak beres.

“Saya terganggu, klub terganggu. Saya tidak mau mengganggu wasit, tapi ketika Anda lihat apa yang terjadi dan berpikir Ronaldo akan absen lima pertandingan, maka ada sesuatu yang tidak beres. Lima pertandingan terlalu banyak,” ujar Zidane seperti dikutip dari Marca.

Madrid dikabarkan akan melakukan banding sanksi Ronaldo, namun Zidane belum bisa memastikan hal tersebut. Terkait pertandingan leg kedua, Zidane juga tidak menganggap timnya diuntungkan dengan kemenangan  atas Barcelona di leg pertama.

“Semuanya masih mungkin dalam sepak bola jika ada leg kedua. Kami akan berjuang hingga akhir pertandingan, karena Barcelona masih memiliki peluang untuk menang,” ucap Zidane

Sementara itu, bek kanan Madrid Dani Carvajal menganggap absennya Ronaldo di leg kedua sangat merugikan timnya. Carvajal mengatakan Madrid frustrasi dengan hukuman yang didapat Ronaldo.

“Saya tidak berusaha mempengaruhi wasit, tapi Ronaldo tidak harus mendapat kartu merah. Ini sanksi yang berlebihan dan situasi yang membuat frustrasi,” ujar Carvajal.

Komentar