Barca Mampu Pelihara Jarak dari Madrid

Penulis: Darmansyah

Kamis, 9 April 2015 | 12:22 WIB

Dibaca: 0 kali

Tanpa Neymar, Barcelona mampu memelihara jarak dengan agresifitas Real Madrid di papan klasemen LaLiga, usai kedua tim itu memenangkan laga-laga yang mereka mainkan pada pekan ketiga puluh, Kamis dinihari WIB, 09 April 2015.

Laga kedua tim dicermati oleh pengamat sebagai persaingan “bebas hambatan” karena keduanya telah menyelesaikan pertandingan berat dan krusial melawan “pesaing.”

Baik Barcelona maupun Real Madrid telah bertemu dalam dua periode laga. Keduanya juga telah melewati pertandingan melawan Atletico, sehingga untuk sampai di ujung musim mereka hanya akan bertemu dengan tim papan tengah dan papan bawah.

Hingga pekan ketiga puluh La Liga, Barca masih berada di puncak klasemen dengan keunggulan empat poin dari Real Madrid.

Kamis dinihari WIB, 09 April 2015, Barca memenangi laga tandangnya atas Almeira empat gol tanpa balas dan Real Madrid menumpas ambisil Rayo Valecano di Bernabeu dengan skor dua gol tanpa balas.

Kemenangan Barcelona atas Almeria sempat dipertanyakan karena tidak diperkuat Neymar. Luis Enrique mengungkapkan, keputusannya tidak memainkan Neymar untuk memberinya waktu rehat.

Gol-gol dari Lionel Messi, Marc Bartra, dan dua gol dari Luis Suarez memastikan singgasana Los Cules tetap aman.

Nama Neymar ada di dalam line-up pertandingan melawan Almeria. Namun, pemain internasional Brasil itu cuma duduk di bangku cadangan sepanjang laga.

“Neymar adalah satu-satunya pemain yang tidak mendapatkan istirahat dengan timnasnya. Malam ini saya memanggil Pedro Rodriguez, yang berada dalam kondisi terbaik,” ungkap Enrique di Soccer Way.

Setelah tampil impresif sampai pertengahan paruh kedua musim ini, Neymar mengalami masa sulit karena ketajamannya menurun. Pesepakbola 23 tahun itu baru mencetak dua gol dalam delapan penampilan terakhirnya di level klub.

“Kami memenangi pertandingan berkat intensitas yang kami perlihatkan,” ujar Enrique yang diwartakan AS.

“Ini bukan pertandingan yang mudah dan intensitas kami bagus meskipun kami tidak seratus persen segar.”

Tiga tambahan angka ini masih menempatkan Barca di pucuk klasemen La Liga

Sementara itu, penyerang Barca Luis Suarez mengingatkan pentingnya Barca mempertahankan kemenangannya di setiap laga karena saat ini mereka pegang kendali dalam persaingan di La Liga.

Hasil dari laga melawan Almeira membuat Barca dipastikan masih bertengger di puncak klasemen dengan selisih cukup nyaman.

Jika pun Real Madrid, tim posisi dua, memenangi pertandingannya di jornada ini mereka cuma akan kembali mendekatkan jarak dengan Barca menjadi empat poin saja.

Dengan kondisi tersebut, tentu saja Barca akan jadi juara jika terus mempertahankan keunggulan tersebut. Suarez pun berharap bakal demikian.

“Kami tahu jika kami tidak tetap fokus di liga maka kami takkan mendapat tiga angka,” ujar Suarez seperti dikutip Reuters.

“Nasib kami untuk jadi juara ada di tangan sendiri dan kami harus terus bermain dengan cara yang sama seperti ini,” tegas penyerang yang dibeli dari Liverpool itu.

Beberapa jam setelah kemenangan Barca melawan Almeira, Real Madrid tampil mengesankan ketika menaklukka Rayo Valecano.

Kemenangan ini masih berjarak empat poin dari Barcelona di papan klasemen La Liga Primera.

Dengan sisa musim yang makin pendek, kiper El Real Iker Casillas tak mentoleransi hasil seri dan kekalahan di laga berikutnya.

Madrid mampu bangkit setelah dikalahkan Barcelona. Malah, Los Blancos mampu meraih kemenangan besar atas Granada dan unggul atas Rayo Vallecano.

Hasil positif itu belum bisa membuat Madrid mendekati Barca. Mereka tetap terpaut empat poin dari rival abadi tersebut.

Dengan delapan laga tersisa, setiap pertandingan menjadi laga wajib untuk dimenangkan. Bahkan, pantang bagi El Real untuk meraih hasil seri. Casillas pun meminta agar para Madrid tak terpeleset di laga-laga tersebut.

“Jika kami kehilangan poin dalam tahap ini pada musim ini, sudahlah bilang saja selamat tinggal kepada La Liga,” kata Casillas seperti dikutip situs resmi klub.

Terdekat, Madrid akan menjamu Eibar. Stamina mereka juga dituntut stabil karena masih mempunyai laga di Liga Champions dengan menghadapi Atletico Madrid.
Dalam laga itu Real Madrid melewati babak pertama tanpa bisa mencetak gol. Kata-kata pelatih Carlo Ancelotti di ruang ganti saat turun minum membantu Los Blancos memecahkan kebuntuan di paruh kedua.

Di saat istirahat Ancelotti memotivasi anak buahnya untuk bisa menang Kata-kata Ancelotti itu terbukti manjur karena di babak kedua Madrid mencetak dua gol lewat Cristiano Ronaldo dan James Rodriguez. Madrid pun menang dua gol tanpa balas dan membawa pulang poin penuh.

“Pada babak kedua, intensitas kami meningkat dan tekanan kami (pada Rayo) membaik. Ini adalah hasil yang sangat bagus,” ujar bek Madrid, Raphael Varane, yang dikutip Football Espana.

“Pelatih Carlo Ancelotti menginginkan tekanan yang lebih tinggi dan permainan yang lebih intens, dan itulah yang kami lakukan,” kata Varane.

Kemenangan atas Rayo membuat Madrid tetap terpaut empat poin dari Barcelona di papan klasemen La Liga. Dengan delapan laga tersisa sampai akhir musim, Madrid akan terus menekan rival abadinya itu dan berharap bisa menyalip.

“Sangat penting kami tak kehilangan poin. Kami harus maju terus dan terus berpikir kami bisa memenangi titel,” tutur Varane.

“Kami harus terus berjuang, masih ada sisa delapan laga penting (di liga) dan kami butuh tim secara keseluruhan,” katanya.

sumber: marca, as dan espana football

Komentar