Bale Jangan Pergi ke Old Trafford

Penulis: Darmansyah

Jumat, 8 Januari 2016 | 08:41 WIB

Dibaca: 0 kali

Pro kontra kepergian Gareth Bale dari Santiago Barnebeu ke Old Trafford, markas Manchester United, masih menuai perdebatan dengan munculnya berita kekecewaannya terhadap pemecatan Rafael Benitez yang digantikan Zinedine Zidane di Real Madrid.

Sebelumnya, Bale dengan terus terang menuding Real Madrid sebagai konyol dengan memecat Rafael Benitez di pertengahan musim.

Sikap Bale ini diartikan oleh hampir seluruh pengamat sebagai langkah awalnya untuk hengkang dari Barnebeu dan kembali ke Premier League lewat bujukan transfer dan gaji selangit dari Manchester United.

Tulisan terbaru dari media terkenal “times,” 08 Januari 2016, menurunkan wawancara dengan mantan striker Chelsea, Tony Cascarino, yang menyarankan agar Bale untuk tidak bergabung ke Manchester United.

Alasan Cascarino, karir pemain asal Wales itu akan habis di bawah asuhan manajer The Red Devils Louis van Gaal karena tidak cocok dengan gaya permainan sang pelatih asal Belanda tersebut.

“Ada beberapa kemungkinan hasil buat Bale, tapi satu langkah yang seharusnya tidak ia lakukan, dalam kondisi apa pun, adalah bergabung ke klub Louis van Gaal,” ujar Cascarino kepada The Times.

“Van Gaal bisa terbang ke Spanyol untuk mengatakan kepadanya kalau ia adalah bagian yang hilang dalam ukiran sehingga United membutuhkan Bale untuk membuatnya tepatnya. Bersama dia, mereka akan menjadi kekuatan serangan. Tapi, Bale harus menolak dia.”

“Tidak ada jalan bagi mantan winger Tottenham Hotspur itu untuk berkembang di bawah sistem van Gaal.
Lihat bagaimana penyerang berbakat harus berjuang di bawah mantan pelatih Belanda itu.”

“Old Trafford akan menjadi kuburan buat bakat dia.”

Apakah memang Bale mengindikasikan akan segera ke Old Trafford?
Ternyata tidak juga.

Pada latihan pertamanya bersama sang pelatih baru, Zidane, Bale tak menunjukkan indikasi jengah berada di Real Madrid.

Malah, pemain asal Wales itu mengaku senang dengan sesi latihan pertama itu.

Usai menjalani latihan pertamanya bersama Zidane, Bale tidak menunjukkan indikasi akan pergi.

Di akun sosial Twitter, Bale mengaku senang berlatih bersama pelatih baru Real Madrid.

“Senang bisa latihan untuk kali pertama bersama pelatih baru dan tim #HalaMadrid,” demikian kicauan Bale.

Ini memperkuat isu bahwa Bale akan tetap dipertahankan Real Madrid.

Sebelumnya Zidane juga menegaskan masih menganggap Bale sebagai bagian penting dari tim.

Sebelumny dikabarkan Manchester United tinggal selangkah lagi mendapatkan Gareth Bale, usai munculnya pergesekan internal sehari setelah naik pangkatnya Zidane mengisi posisi Rafael Benitez yang dipecat dari Real Madrid.

Pemicunya adalah pernyataan Bale yang kecewa dengan dipecatnya Rafael Benitez.

“Itu pertanda Bale tak ingin lebih lama di Barnebue. Ia telah mengisyaratkan segera hengkang dari Real Madrid,” tulis “marca”

Rumor?

“Tidak,” tulis “the Mirror,” pada hari yangt sama.

Masa depan Gareth Bale ke Manchester United dari Real Madrid tidak lagi sekadar rumor.

Bahkan Louis van Gaal memprioritaskan pemain keturunan Irlandia Utara sebagai bidikan utama di jendela bursa transfer musim ini

Dengan “kasus” kekecewaan itu situasi tentang masa depan Bale semakin
Dalam jajak pendapat yang dilakukan surat kabar Spanyol, Marca, sehari setelah pergantian Benitez, penggemar lebih memilih Isco untuk mengisi tempat Bale.

Dengan fakta itu pula alasan Bale untuk datang ke Old Trafford makin menguat.

Media Inggris “daily mail,” juga menuliskan bahwa kepergian Rafa Benitez diyakini membuka peluang bagi klub-klub lain untuk merekrut Gareth Bale dari Real Madrid.

Jamie Carragher bahkan yakin Manchester United ada di urutan terdepan untuk mendapatkannya.

Benitez sempat berujar akan mengembangkan Madrid dengan menjadikan Bale sebagai pusat permainan timnya.

Bale pun berkali-kali mengatakan Benitez menempatkan dirinya di posisi yang ia inginkan.

Kini dengan pergantian di kursi pelatih, Bale belum pasti mendapatkan jaminan keleluasaan seperti yang diperolehnya di era Benitez.

Bila Bale menunjukkan indikasi ingin keluar dari Santiago Bernabeu, Carragher yang kini jadi analis sepakbola meyakini bahwa United bakal jadi tim unggulan yang bisa mendapatkan Bale.

Ia menegaskan, kehadiran Ryan Giggs di United adalah salah satu faktor yang bisa membuat Bale memilih United sebagai pelabuhan berikutnya.

Sebagai sesama orang Wales, Bale bisa memiliki hubungan yang baik dengan Giggs.

Lainnya soal dana yang tak bakal jadi halangan bagi United.

Dalam dua musim terakhir saja United telah menghabiskan ratusan juta poundsterling untuk mendatangkan pemain-pemain bintang.

“United perlu memberikan memo tertulis kepada Ed Woodward: Dapatkan dia sekarang, bayar berapapun yang diinginkan Madrid dan jangan mengacaukan proses transfer ini,” tutur Carragher memberikan saran seperti dikutip dari Express.

Pasalnya begitu United mampu mendapatkan Bale, ‘Setan Merah’ akan mendapatkan banyak keuntungan/

“Bale akan jadi sosok pemain yang tepat untuk United, baik sebagai pemain maupun ‘brand’.”

“Bale mampu bermain di kiri, kanan, tengah, dan menerobos ke depan. Departemen Pemasaran pun akan senang dengan kedatangan Bale.’

“ Suporter pun demikian karena mereka sudah lama tak melihat bintang besar sejak Cristiano Ronaldo pergi dan Giggs pensiun,” ujar Carragher meyakini.

Selain itu, Carragher juga menilai United harus finis di posisi empat besar untuk membuat Bale yakin memilih United sebagai lembaran baru dalam kariernya.

“Namun bisa saja Bale tetap pergi ke United dengan catatan Giggs jadi manajer United musim depan,” ujar Carragher mengungkapkan pendapatnya

Komentar