Atletico Tak Peduli Tudingan Media “Kasar”

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 7 Februari 2015 | 14:30 WIB

Dibaca: 3 kali

Atletico Madrid ingin “menyembelih” kembali Real Madrid di laga “Derby Madrid,” pada lanjutan La Liga di pekan kedua puluh satu, di Vicento Calderon, Minggu dinihari WIB nanti, 08 Februari 2015, dengan tidak memedulikan tuduhan media bahwa mereka bermain “kasar.”

Laga ini bagi Atletico ada pertaruhan mereka untuk tetap berada di trek juara La Liga dan oleh media Spanyol dikatakan, tidak cuma tapi juga disebut bakal menentukan kans Los Colchoneros menjuarai Liga Spanyol.

Sepanjang sejarah, jarang terjadi Real Madrid menyudahi musim tanpa meraih kemenangan atas Atletico Madrid. Momen langka tersebut bisa terjadi lagi di nanti malam andai Atletico sukses menundukkan El Real pada Minggu dinihari WIB.

Madrid dan Atletico sudah berhadapan lima kali di sepanjang musim ini. Dari jumlah bentrok tersebut Atletico jadi pihak yang lebih superior dengan tiga kemenangan didapat dan dua laga sisanya berkesudahan imbang.

Jika pada akhir pekan ini Atletico bisa kembali mengalahkan Madrid atau paling tidak menahan imbang, maka itu akan menjadi kali keempat Madrid sama sekali gagal menundukkan Atletico pada musim di mana kedua tim berada di satu kasta.

Hingga pekan keduapuluh satu La Liga, Atletico masih berada di peringkat tiga klasemen Mereka tertinggal tujuh poin dari El Real yang ada di posisi pertama.

Tim besutan Diego Simeone itu mempunyai kesempatan emas untuk memangkas jarak poin di klasemen dengan rival sekotanya itu.

Eks striker Atletico Francisco Narvaez ‘Kiko’ menilai pertandingan ini sangat penting untuk Diego Simeone. Dia bahkan menilai hasil laga ini akan menentukan kans Atletico untuk mempertahankan gelar juara.

Kiko juga memprediksi jalannya laga. Dia menyebutkan bahwa kesalahan-kesalahan kecil bisa menentukan hasil laga, yang berimbas pada peluang Atletico untuk mempertahankan piala.

“Ini sedekat Anda melaju ke babak final. Satu kesalahan kecil bisa saja harus dibayar mahal dan kalau Atleti kalah, maka ambisi mereka untuk meraih juara bisa saja berakhir,” kata Kiko di As.

“Saya bisa melihat bahwa antara Madrid dan Barcelona bakal menelan kekalahan empat kali sejak sekarang hingga akhir musim nanti.”

“Kata hati kubu Atletico sudah jelas –kami bersikap tenang; kami merupakan tim yang bisa menang atau kalah. Tapi, kami akan selalu mengerahkan seluruh kemampuan kami,” imbuhnya.

Sementara itu kapten Atletico Madrid, Diego Godin, memiliki target yang sangat tinggi pada akhir pekan ini.

Jika kemenangan didapat, tim yang dilatih Diego Simeone itu berpeluang naik ke peringkat dua mendekati Madrid yang berada di puncak klasemen sementara.

“Kami bercita-cita untuk menang dan mendapatkan beberapa poin dari Real, untuk mengurangi kesenjangan peringkat,” kata Godin sperti dikutip Goal.

Apabila skenario itu gagal dan Atletico kalah dari Madrid, Godin menyatakan timnya akan terus mengejar gelar La Liga sebagai juara bertahan.

Musim lalu, Atletico Madrid secara mengejutkan berhasil mengakhiri dominasi Real Madrid dan Barcelona untuk menjuarai La Liga.

“Kalah dalam pertandingan bukan berarti mengucapkan selamat tinggal kepada gelar juara,” kata Godin.

Godin mengutarakan hal tersebut karena pekan pertandingan yang tersisa masih banyak. Selain itu, Madrid dan Barcelona masih akan menjalani episode kedua drama ‘El Clasico’ dalam La Liga musim ini.

Real Madrid saat ini berada di puncak klasemen La Liga dengan 54 poin, empat poin di atas Barcelona dan tujuh poin diatas Atletico.

Seringkali disebut sebagai tim yang mengandalkan permainan fisik yang cenderung kasar akhirnya membuat salah satu pemain Atletico Madrid angkat bicara.

Jelang derby melawan Real Madrid pada Sabtu (7/2), pemain bertahan asal Uruguay, Diego Godin mengkritik media lokal yang sering memberitakan permainan ‘keras’ tim asuhan Diego Simeone tersebut.

“Tentu saja semua pemberitaan ini melelahkan dan kami tidak mempercayai berita-berita itu,” ujar Godin dalam sebuah konferensi pers.

“Saya tidak tahu dari siapa atau darimana berita tersebut muncul. Kami telah berkompetisi dan melakukan ini semua selama beberapa tahun. Semua yang kami raih merupakan hasil dari kerja keras, usaha, dan komitmen bukan dari kekerasan. Semua pemberitaan ini harus berhenti.”

Selama bertahun-tahun, Atletico selalu kalah bersaing dengan rival sekota mereka, namun kedatangan Simeone di Stadion Vicente Calderon membuat mereka lebih kompetitif.

Pada musim lalu, Atletico bahkan mampu melewati Madrid dan keluar sebagai juara La Liga Spanyol, meski takluk di partai final Liga Champions menghadapi rival sekota mereka tersebut.

“Saat saya pertama kali datang ke sini, kami tidak mampu meraih kemenangan. Tetapi kini kami menatap pertandingan derby dengan cara yang lebih baik dan juga optimis,” ujar Godin menambahkan.

“Keadaan telah berubah selama beberapa tahun terakhir. Atletico lebih kompetitif dan mampu bersaing menghadapi Madrid dan Barcelona.”

Cedera sejumlah pemain Madrid pun dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi Atletico, setelah rival mereka kehilangan Sergio Ramos dan James Rodriguez akibat cedera.

Dua nama tersebut menambah dua pemain Madrid lainnya yang masih menepi karena cedera seperti Pepe dan Luka Modric.

Dalam laga ini nanti, Real Madrid tidak diperkuat tiga pilar utaman. Ketiga mereka adalah bek central Sergio Ramos, gelandang Marcello dan James Rodriguez.

Ramos dan Rodriguez mengalami cedera berat. Bahkan Rodriguez harus naik meja operasi.

Sedangkan Marcello tidak bisa memperkuat Real karena akumulasi dua kartu kuning.

Tentang Ramos, ia dipastikan akan menjalani tes di Klinik Sanitas La Moraleja, Madrid, atas cederanya.
Ketika menjalani pemeriksaan, Jumat kemarin, Ramos sempat bercanda dengan mengatakan, “Ayo kita mulai.”

Wajah Ramos terlihat pesimistis sebelum menjalani pemeriksaan, dan hasilnya pun buruk bagi Madrid. Ramos divonis mengalami cedera hamstring yang cukup serius.

Salah satu otot di bagian hamstring kiri Ramos dipastikan sobek. Cedera tersebut membuat mantan pemain Sevilla itu harus absen hingga enam pekan ke depan.

“Tes lanjutan yang dilakukan Sergio Ramos di rumah sakit Sanitas La Moraleja menunjukkan otot sang pemain mengalami sobek di bagian kaki kiri. Kondisinya akan terus dipantau,” tulis pihak Madrid melalui situs resmi klub.

Semula, Ramos diprediksi hanya akan absen selama tiga pekan karena cedera otot paha. Dengan demikian Ramos dipastikan absen ketika Madrid menghadapi Atletico Madrid pada lanjutan La Liga di Vicente Calderon.

Ramos hanya bermain selama delapan menit ketika Madrid mengalahkan Sevilla di Santiago Bernabeu. Cederanya Ramos membuat pelatih Carlo Ancelotti akan menurunkan duet Raphael Varane dan Nacho Fernandez saat melawan Atletico.

Madrid sebelumnya sudah kehilangan Pepe dan Marcelo di lini belakang.

Komentar