Arsene Wenger Akan Kembali Jadi Pelatih

Penulis: Darmansyah

Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:34 WIB

Dibaca: 1 kali

Masih ingat dengan Arsene Wenger?

Ya, Wenger yang mantan pelatih klub London Arsenal

Sebelumnya, untuk musim ini, ia mengambil cuti melatih.

Namun begitu cuti itu tak tak terallu lama karena Wenger menyatakan siap kembali ke lapangan hijau setelah tak lagi menjadi juru taktik The Gunners sejak akhir musim lalu.

Wenger yang begitu lekat dengan Arsenal merasa siap menghadapi tantangan baru. Namun sosok berjuluk sang profesor itu belum tahu kesebelasan yang akan ditangani.

“Saya yakin saya akan kembali lagi pada  Januari. Saya belum tahu di mana. Saya sudah beristirahat dan saya siap bekerja lagi,” ujar pria 68 tahun itu kepada Bild seperti dikutip dari Guardian.

“Ada asosiasi, tim nasional, bisa saja di Jepang. Dari 22 tahun saya bekerja di Arsenal saya memiliki banyak pengalama di beragam level. Ada pertanyaan dari seluruh dunia,” sambungnya.

Wenger juga memiliki hubungan dengan sepak bola Jepang karena sempat berkiprah di klub Nagoya Grampus Eight sebelum pindah ke

Karier Wenger sebagai pelatih cukup baik dengan menghadirkan gelar juara liga bagi klub-klub yang ditanganinya seperti Monaco, Nagoya Grampus, termasuk Arsenal.

Bahkan Wenger dan Arsenal meraih gelar pada tiga musim lalu dengan catatan spesial, tanpa terkalahkan, selama satu musim.

Tetapi setelah gelar itu pelatih yang pernah memiliki karier sebagai gelandang tersebut selalu gagal mengantar Arsenal menjadi kampiun.

Desakan kepada manajemen Arsenal untuk melengserkan Wenger berlangsung sejak lama.

Pelatih kelahiran Strasbourg itu benar-benar lengser dari kursi manajer Arsenal pada akhir musim lalu dan digantikan Unai Emery.

Setelah mundur dari klub asal London itu, Wenger sempat dikaitkan dengan posisi pelatih di timnas Jepang serta di klub Paris Saint-Germain

Sebelumnya Wenger dikabarkan akan menerima tawaran melatih tim nasional Jepang menggantikan Akira Nishinopang.

Wenger dikabarkan menjadi kandidat terkuat untuk menukangi tim Samurai Biru. Apalagi belum ada nama kandidat lain yang muncul di media massa.

Sejak meninggalkan Arsenal, pria asal Prancis ini sempat dikaitkan bakal melatih Real Madrid dan Paris Saint-Germain. Namun, tak satupun dari kabar tersebut yang menjadi kenyataan.

Selain itu, sejumlah klub China juga kabarnya tertarik untuk merekrut laki-laki berusia 68 tahun itu.

Kini, Wenger tengah dibujuk Asosiasi Sepak bola Jepang. Daily Mail menyebutkan, Wenger menjadi salah satu sosok yang amat dihormati di negeri Sakura.

Bekerja di Jepang bukan menjadi pengalaman pertama bagi Wenger. Dia sempat menangani Nagoya Grampus Eight  Setelah itu, ia pindah ke Arsenal dan melatih di sana selama dua puoluh dua tahun.

Sebelumnya juga Wenger sempat dikabarkan akan melatih Real Madrid.

Namun begitu, Arsene Wenger ragu-ragu menjawab spekulasi melatih Real Madrid menggantikan Zinedine Zidane yang mundur dari kursi kepelatihan Los Blancos.

Setelah Zidane tak lagi menjabat pelatih, banyak nama yang masuk dalam kandidat pelatih klub juara bertahan Liga Champions.

Nama Wenger menjadi salah satu yang disebut-sebut selain Juergen Klopp, Guti Hernandez, Joachim Loew, Mauricio Pochettino, Massimiliano Allegri, Maurizio Sarri, dan Antonio Conte.

Wenger yang baru memutuskan mengakhiri kebersamaan dengan Arsenal yang sudah terjalin sejak 1996 merespons kemungkinan menangani El Real dengan ketidakyakinan.

“Itu menjadi pertanyaan. Saya akan menjawab dalam dua pekan ke depan,” ucap Wenger kepada Telefoot seperti dilansir ESPN.

“Apakah saya masih memiliki hasrat menjadi pelatih? Ya. Apakah saya masih memiliki gairah untuk menyambut tantangan gila? Saya tidak tahu. Ini adalah pekerjaan yang akan membutuhkan komitmen total. Saya harus mundur ke belakang, sesuatu yang belum pernah saya lakukan sebelumnya,” terang pelatih itu.

Wenger masih membutuhkan waktu untuk mengambil keputusan penting dalam kariernya setelah bermusim-musim menangani The Gunners.

“Pertama, saya harus melihat betapa saya rindu tidak menjadi pelatih, bagaimana saya akan hidup tanpa adrenalin yang melingkupi pekerjaan saya.”

“Pertandingan sepak bola, pertandingan yang hebat, detik-detik yang menyenangkan, berbagi emosi dengan orang lain, itulah faktanya yang terjadi,” kata Wenger

Komentar