Ancelotti Resmi Ditendang dari Bayern

Penulis: Darmansyah

Jumat, 29 September 2017 | 08:21 WIB

Dibaca: 0 kali

Tamat sudah keberadaan Carlo Ancelotti di Bayern Muenchen.

Hari ini, seperti ditulis hampir seluruh media dunia, Ancelotti resmi dipecat dari Bayern menyusul kekalahan telak tiga gol dari Paris Saint Germain, Kamis dinihari kemarin, di Parc des dalam lanjutan laga fase group Liga Champions.

“Berakhir sudah kiprah Carlo Ancelotti bersama Bayern Muenchen,” tulis “marca,” media Spanyol hari ini, Jumat, 29 September.

Keputusan tersebut diambil setelah manajemen Bayern mengadakan pertemuan mendadak yang diadakan pada Kamis  siang waktu setempat.

Ini buntut dari dua hasil terbaru Bayern, yang mengecewakan.

Ancelotti sebenarnya masih  memiliki sisa kontrak di Allianz Arena dua tahun mendatang

Dengan demikian, pemecatan ini menjadi periode terpendek Ancelotti dalam dua puluh  tahun kariernya sebagai pelatih karena hanya memimpin tim dalam enam puluh laga.

Rekor terlama masa tugas mantan pelatih PSG dan Real Madrid ini ketika melatih AC Milan.

Kinerja Ancelotti dirasa kurang baik pada awal musim ini yang puncaknya terjadi saat lawan PSG.

Eks pemain asal Norwegia, Jan Aage Fjortoft, mengungkapkan bahwa pascalaga melawan PSG, dia melihat Direktur Muenchen Karl-Heinz Rummenigge dan Presiden klub, Uli Hoeness, keluar dari ruang ganti pemain dengan marah.

Rummenigge pun mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap hasil di kandang PSG.

“Ini bukan Bayern. Akan ada konsekuensi setelah ini,” ucap Rummenigge.

Tanpa Ancelotti, Willy Sagnol mengambil alih kendali tim. Dia ditunjuk menjadi pelatih sementara.

Selain hasil buruk dengan Paris Saint Germain itu Ancelotti juga dikabarkan berselisih dengan enam pemain Beyern

Presiden Bayern Munchen Uli Hoeness mengaku ada lima pemain inti yang tidak lagi mendukung Carlo.

Hal itu yang membuat kerjasama dengan mantan pelatih Real Madrid itu mustahil dilanjutkan .

Jadi tidak hanya karena Bayern kalah dari PSG. Posisi di Bundes Liga juga menjadi pertimbangan lain. Pasalnya mereka juga menjalani start yang kurang bagus.

Sedangkan CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge, bahwa Ancelotti kehilangan pekerjaannya karena gagal membawa tim menampilkan performa seperti yang diharapkan.

Diakui oleh Hoeness adanya perpecahan di ruang ganti.

“Ada lima pemain yang melawan Ancelotti. Mustahil bisa keluar dari situasi seperti itu.” ujar Hoeness kepada Westfalenpost.

Trio bintang Bayern Robert Lewandowski, Thomas Muller, dan Arjen Robben sempat menyampaikan ketidakpuasannya dalam beberapa kesempatan musim ini.

Sang winger asal Belanda itu bahkan enggan secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Ancelotti usai kekalahan di Paris.

Hingga sekarang mantan pelatih AC Milan, Real Madrid, dan Chelsea berusia lima puluh delapan tahun tersebut belum memberikan keterangan resmi soal pemecatannya.

”Saya tidak ingin berbicara tapi saya akan menuliskan suatu pernyataan,” kata Ancelotti.

Mantan bek Bayern dan timnas Prancis Willy Sagnol menjadi pengganti sementara Ancelotti untuk saat ini

Sejumlah kandidat pun ramai disebut sebagai penggantinya.

Dua nama disebut-sebut media Jerman bakal menggantikan posisi mantan pelatih Real Madrid itu.

Pertama adalah WIlly Sagnol yang juga asisten Ancelotti. Nama lain adalah Thomas Tuchel, mantan pelatih Borussia Dortmund.

Sebelum kalah dari PSG dalam ajang Piala Champions, Bayern tengah mengalami penurunan. Di Bundesligam pekan lalu ditahan imbang oleh Wolfsburg.

Hingga pekan keenam ini, Bayern ada posisi tiga. Die Roten berjarak tiga angka dari Dortmund yang ada di puncak klasmen sementara

Di awal karirnya bersama Bayern, Carlo Ancelotti diyakini mampu antar Bayern Munchen ke level permaian yang lebih tinggi.

Ancelotti  menngani Bayern, menggantikan Josep Guardiola yang sudah memutuskan untuk hengkang ke Manchester City.

Di tangan Guardiola, Bayern menjadi tim yang dominan di Bundesliga. Mereka menjadi juara dalam dua musim terakhir.

Tak akan mudah untuk meningkatkan penampilan tim yang sudah ada di level tertinggi di bawah asuhan Guardiola. Tapi, jika ada orang yang bisa melakukan itu, dia Ancelotti.

Dia sudah memenangi tiga trofi Liga Champions, suatu hal yang belum pernah diraih pelatih lain. Dia mempunyai banyak pengalaman di level tertinggi.

Komentar