Akhir Tragis Bagi Inzaghi di AC Milan

Penulis: Darmansyah

Selasa, 16 Juni 2015 | 18:41 WIB

Dibaca: 0 kali

Filippo Inzaghi mengkahiri kebersamaan dengan AC Milan selama satu musim dan menerima dengan kalem akhir tragisnya sebagai pelatih dengan satu kata, “dipecat.”

Seperti yang ditulis “sportsmole,” Selasa, 16 Juni 2015, Inzaghi tidak mempermasalahkan pemecatan itu dan menerima sebagai sebuah kenyataan dari buruknya performa Milan selama satu musim di bawah kepemimpinannya.

“Saya tahu bahwa saya tidak memberikan yang terbaik bagi Milan. Saya tidak kecewa ketika diberitahu bahwa karir saya di San Siro telah berakhir. Semuanya tentu disertai kalkulasi yang cermat. Saya telah gagal,” katanya seperti dikutip “sportsmole.”

Tentang karir kepelatihannya, Inzaghi dengan santai mengungkapkan, akan beristirahat sebelum memutuskan berakrir di klub mana.

“Sebagai pelatih saya gagal. Saya tidak seimpresif ketika menjadi pemain di Milan. Saya gagal memberi nilai plus pada klub. Sudah,” ujarnya.

Seperti yang dikutip oleh berbagai media, AC Milan resmi memecat Filippo Inzaghi sejak Selasa ini. Pria yang juga merupakan mantan pemain Rossoneri tersebut hanya bertahan satu tahun di San Siro.

Kedatangan Inzaghi ke Milan meneruskan tongkat estafet pelatih sebelumnya, Clarence Seedorf.

Dikutip dari Sportsmole, Milan mengumumkan pemecatan Inzaghi melalui situs resminya. Musim pertama Inzaghi berakhir jauh dari kata memuaskan. Il Diavolo Rosso –julukan lain dari AC Milan—hanya mampu finis di peringkat 10 klasemen Serie A.

“AC Milan telah memecat pelatih tim utama, Filippo Inzaghi. Kami berterima kasih kepadanya atas kerja kerasnya,” ujar statement yang dikeluarkan oleh pihak Milan.

Bersama Pippo –sapaan Inzaghi—Milan mencatatkan rekor 14 kali menang, 13 kali seri, dan 13 kali kalah dari total empat puluh pertandingan yang dilakoni
.
Spekulasi mengenai pengganti Inzaghi langsung bermunculan.

Salah satu nama yang disebut akan menggantikan Pippo adalah Sinisa Mihajlovic.

Saat ini Mihajlovic masih menanggur setelah meninggalkan Sampdoria pada awal bulan ini.

Benar saja. Beberapa jam setelah memecat Inzaghi, AC Milan langsung menunjuk suksesornya.

Sinisa Mihajlovic resmi diangkat sebagai pelatih baru Milan dengan ikatan kontrak berdurasi dua tahun.

Mihajlovic santer dikait-kaitkan dengan Milan sejak meninggalkan Sampdoria pada akhir musim lalu. Disebut-sebut, pria berkebangsaan Serbia itu akan mendapat bayaran sebesar dua setengah juta euro per tahunnya.

Milan menjatuhkan pilihan kepada Mihajlovic setelah eks pelatihnya, Carlo Ancelotti, menolak tawaran mereka pasca dipecat Real Madrid di akhir musim.

“Sinisa Mihajlovic adalah pelatih baru AC Milan dan telah menekan kontrak sampai 30 Juni 2017,” bunyi keterangan di situs resmi klub.

“Sebagai pemain, Mihajlovic, pernah menjadi rekan setim eks legenda Milan Dejan Savicevic saat bermain di Red Star Belgrade sebelum hijrah ke Italia dan Serie A di mana dia menikmati banyak kesuksesan dalam meraih trofi di klub ibukota, Lazio.”

Sebelumnya AC Milan mengungkapkan mereka bakal punya pelatih baru dalam dua pekan ke depan. Sinisa Mihajlovic orangnya. Tapi pada hari yang sama dengan pemecatan Inzaghi, klub San Siro itu langsung mengumumkan penggantinya.

Selain mengganti Inzaghi, manajemen klub juga melakukan pembenahan besar-besaran dengan mendatangkan investor baru

Mihajlovic sendiri di akhir musim memutuskan meninggalkan.

“Jangan khawatir, saya akan jadi pelatih Milan dalam waktu lima belas hari ke depan,” ujar Mihajlovic saat menghadiri acara salah satu sponsor Milan, Audi, seperti dikutip Football Italia.

Meski demikian Milan masih harus menyelesaikan urusan administrasi dengan Inzaghi. Sebab ada klausul jika Milan memecatnya sebelum habis kontrak tahun 2016, maka klub wajib menggaji Inzaghi di sisa kontraknya.

CEO Milan, Adriano Galliani, sendiri sudah mengultimatum Inzaghi bahwa klub hanya akan membayar enam ratus ribu ribu euro untuk biaya pemutusan kontrak. Jika menolak maka Inzaghi akan dipecat dan tak mendapat sepeser pun uang.

football italia, sportsmole dan sky sports

Komentar