Ada Bintang di MU, Bernama Mkhitaryan

Penulis: Darmansyah

Jumat, 25 November 2016 | 15:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester United melumat Feyenoord  empat gol tanpa balas pada lanjutan  laga grup Liga Europa di Old Trafford yang sekaligus mengukuhkan gelandang serang asal Armenia, Henrikh Mkhitaryan, menjadi bintang

Mkhitaryan tidak mencetak gold an tidak juga memberi assist.

Seperti ditulis  situs resmi MU, Mkhitaryan mendapatkan tujuh puluh satu persen suara dalam polling pemain terbaik di laga melawan Feyenoord melalui Twitter resmi The Red Devils.

Laga melawan Feyenoord merupakan pertandingan kedua Mkhitaryan menjadi starter MU.

Sejak dibeli dari Borussia Dortmund pada bursa transfer musim panas lalu Mkhitaryan hanya pernah satu kali menjadi starter MU, yakni ketika melawan Manchester City, 10 September lalu.

Pertandingan Derby Manchester juga menjadi penampilan terakhir Mkhitaryan sebelum kembali bermain melawan Feyenoord.

Seperti diungkapkannya kepada laman situs “bt sport”, Mkhitaryan mengaku senang bisa kembali bermain.

“Senang bisa kembali menjadi starter. Saya selalu berusaha yang terbaik dan saya pikir tim meraih hasil yang bagus. Saya berharap pertandingan ini jadi awal baru buat saya,” ujar Mkhitaryan.

Mkhitaryan selalu mendapat dukungan dari suporter MU untuk menjadi pemain inti.

Namun, manajer Jose Mourinho menganggap Mkhitaryan gagal meyakinkan dirinya.

Setelah penampilan buruk saat melawan ManCity, Mkhitaryan sempat mengalami cedera.

Dia gagal bersaing untuk masuk tim inti. Bahkan Mkhitaryan tidak masuk skuat MU ketika menghadapi Arsenal, pekan lalu.

“Mkhitaryan kini perlu mengulangi permainannya seperti ini di Liga Primer. Liga Europa berbeda, dia harus meningkatkan permainan.”

“ Penampilan dia malam ini membuatnya mendapat kesempatan di laga berikutnya. Dia punya kualitas, itu sebabnya saya rekrut dia,” ujar Mourinho.

Mkhitaryan kemungkinan besar akan menit bermain ketika MU menghadapi West Ham United di Old Trafford

Manchester United sendiri  sukses menghempaskan Feyenoord tamunya dengan skor empat gol tanpa balas.

United tampil beringas sejak awal pertandingan.

Kesempatan emas sempat terjadi pada awal laga ketika  Pogba  menerima umpan dari Mkhitaryan.

Pemain usia muda  itu langsung melepaskan tendangan kencang ke gawang. Sayang, bola masih bisa ditepis oleh Jones.

Feyenoord juga memberikan perlawanan berarti. Pada pertengahan babak pertama, Elia menyusun serangan balik lewat sayap kiri.

Ia kemudian melepas umpan tarik ke kotak penalti dan bola berhasil diteruskan oleh Jorgensen.

Namun, tembakan Jorgensen sukses diblok oleh Romero. Bola muntah sempat diteruskan oleh Kuyt, tetapi kiper asal Argentina tersebut kembali mampu melakukan penyelamatan gemilang.

Pecah telur terjadi ketika Wayne Rooney sukses menyarangkan bola ke gawang Jones.

Aksi memecah kebuntuan tersebut dilakukan setelah menerima umpan terobosan Ibrahimovic. Rooney langsung melepaskan tembakan akurat ke sisi kiri gawang.

Awal babak kedua, Mata sebenarnya berhasil menyarangkan bola ke gawang Feyenoord. Sayang, gol tersebut dianulir oleh wasit, karena pemain Spanyol itu sudah dalam posisi off side saat menerima umpan dari rekan setimnya.

Akhirnya,  Mata berhasil memperlebar jarak kemenangan Setan Merah. Meneruskan umpan tarik Rooney di mulut gawang, tendangan mantan pemain Chelsea itu bersarang ke tengah gawang tanpa bisa ditepis oleh Jones.

Nasib untung kian berpihak ke tim asuhan Jose Mourinho itu. Manchester United memperoleh ‘bonus’ dari gol bunuh diri Brad Jones.

Hal itu terjadi ketika ia mencoba mengantisipasi tembakan Ibrahimovic yang dilepaskan dari sudut sempit, tetapi bola malah mengarah ke gawang setelah membentur kaki Jones.

Di penghujung pertandingan, pemain pengganti United, Jesse Lingard memberikan kejutan bagi pendukungnya. Lingard merangsek ke dalam daftar pencetak gol United pada pagi ini.

Tembakan akurat sang pemain sayap dari depan kotak penalti meluncur deras ke pojok kiri gawang . Brad Jones sudah berusaha menepi, tetapi bola tetap bersarang di gawang Feyenoord.

Tim Setan Merah untuk sementara menempati urutan kedua di klasemen Grup A dengan mengoleksi sembilan poin dari lima laga perdana, terpaut satu angka saja dari Fenerbahce yang berada di atasnya.

Usai kemenangan ini, United juga menambah catatan tidak terkalahkan dalam empat belas partai Eropa terakhir di kandang sendiri.

Sementara, tim asal Belanda itu justru memiliki sejarah buruk saat bertandang ke Inggris. Dengan kekalahan ini, Feyenoord hanya mampu menang sekali dari tujuh lawatan terakhirnya.

Komentar